Konten dari Pengguna

F1: Renault Optimistis dengan Masa Depan Daniel Ricciardo

Info Sport

Info Sport

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Info Sport tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Daniel Ricciardo di sesi latihan bebas GP Bahrain 2019. Foto: REUTERS/Thaier Al-Sudani
zoom-in-whitePerbesar
Daniel Ricciardo di sesi latihan bebas GP Bahrain 2019. Foto: REUTERS/Thaier Al-Sudani

Berita terbaru datang dari bos Renault F1, Cyril Abiteboul .

Ia optimistis bahwa tim Renault dapat menjadi lebih baik bersama Daniel Ricciardo. Hal ini ia ucapkan di tengah ketidakpastian nasib pebalap asal Australia tersebut setelah musim 2020.

Optimisme itu datang setelah musim 2019 yang mengeepindahan Ricciardo dari tim Red Bull musim lalu dapat dibilang sebagai 'bencana'. Pebalap bernomor 3 tersebut malah tercecer di klasemen pebalap karena tak banyak finis di 10 besar.

Tim Renault sendiri tak kalah malang. Tim McLaren, yang merupakan pengguna mesin mereka, malah tampil lebih baik.

Tentu dua faktor ini akan menimbulkan pertanyaan besar bagi Ricciardo. Sejauh ini, ia masih dipandang sebagai pebalap elite di F1, sehingga mungkin pada musim 2021 ia bisa saja ditarik ke tim Mercedes, Ferrari ataupun kembali ke Red Bull.Ketiganya belum punya pebalap kedua untuk musim depan.

Pebalap Renault, Daniel Ricciardo. Foto: Roslan RAHMAN / AFP

Abiteboul akhirnya mengakui bahwa Renault di musim 2019 tak tampil sesuai harapan. Di sisi lain, pria 48 tahun tersebut merasa bahwa timnya masih dapat menawarkan hal-hal baru pada Ricciardo, dan tentunya tampil lebih baik di sisa musim 2020.

"Kami merasakan bahwa musim kemarin tak terlalu bagus, dan hasilnya beragam. Terlepas dari itu, kami mau tampil lebih baik," tutur Abiteboul pada situs resmi F1.

Pria asal Prancis tersebut juga mengatkan bahwa ia yakin bahwa Ricciardo akan bertahan di tim berwarna kuning-hitam ini. Baginya, sang 'Honey Badger' punya niatan yang sama.

"Normalnya, bulan Mei atau Juni anda memulai diskusi seperti ini. Sekaragn situasinya berbeda sehingga kami akan tetap merencanakan hal-hal penting untuk Daniel serta personel lainnya," tambah Abiteboul, seperti dikutip dari Crash.

Abiteboul menutup wawancaranya dengan mengatakan bahwa timnya tak buru-buru ambil keputusan. Lagipula, bulan Juli nanti rencananya F1 musim 2020 akan dimulai dengan seri perdana di GP Austria.