Konten dari Pengguna

Kisah Haru Keluarga Ketika Detik-detik Jason Dupasquier Meninggal

Info Sport

Info Sport

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Info Sport tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jason Dupasquier. Foto: Instagram/@jasondupasquier50
zoom-in-whitePerbesar
Jason Dupasquier. Foto: Instagram/@jasondupasquier50

Jason Dupasquier, salah satu pebalap Moto3 yang berkompetisi di musim 2021, meninggal dunia pada Minggu (30/5). Ada momen haru yang dibagikan keluarga menjelang sang pebalap menghembuskan napas terakhirnya.

Dupasquier tidak langsung wafat di tempat usai mengalami kecelakaan sesi Kualifikasi 2 Moto3 Italia di Sirkuit Mugello pada Sabtu (29/5). Pebalap asal Swiss tersebut sempat dilarikan ke rumah sakit dan mendapat perawatan dari dokter.

Akan tetapi, cedera yang dialami Dupasquier terlalu parah: trauma pada kepala, dada, serta perut. Alhasil, tim medis gagal menyelematkan nyawa pebalap bernomor 50 tersebut.

Akun Instagram Dupasquier (@jasondupasquier50) yang tampaknya kini diambil alih oleh pihak keluarga membuat unggahan pada Senin (31/5) pagi WIB. Akun itu membagikan foto sang pebalap bersama seekor anjing dan caption yang mengharukan.

instagram embed

"Seperti yang kalian semua lihat di internet, Jason Dupasquier telah meninggalkan kita, dia dinyatakan brain dead pada Minggu pagi (30/5) ini, kami menunggu seluruh keluarganya berkumpul di sekitarnya untuk melepas alat bantu yang membuatnya tetap hidup dan dia pergi pada Minggu malam dikelilingi oleh orang-orang yang dia cintai," tulis akun itu.

"Terima kasih atas semua dukungannya. Beristirahatlah dengan damai Jason Dupasquier # JD50. Amin," lanjut akun tersebut.

Jadi, berdasarkan informasi dari caption itu, boleh jadi pihak keluarga menyaksikan detik-detik ketika alat bantu Dupasquier dilepas, berada di sisinya. Dan tak lama setelahnya, pebalap 19 tahun itu menghembuskan napas terakhirnya.

Kematian Dupasquier menyita perhatian dari semua pebalap dan ofisial MotoGP. Tom Luthi, kompatriotnya di tim Pertamina Mandalika SAG Team, sampai memutuskan ogah balapan di Moto2 Italia.

***

embed from external kumparan