15 Kata-Kata Jalaludin Rumi yang Indah, Memotivasi, dan Bermakna

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kata-kata Jalaludin Rumi adalah kutipan yang diambil dari beberapa karyanya. Kata-kata tersebut memiliki keindahan serta arti mendalam untuk kehidupan.
Dikutip dari Rumi's Daily Secrets: Renungan Harian untuk Mencapai Kebahagiaan, Jalaluddin Rumi (2008:ix), Jalaludin Rumi adalah seorang sufi dan penyair sufi terbesar di Iran. Dengan bakatnya, Rumi sudah berhasil membuat beberapa karya sufi yang dikenal hingga mancanegara.
Kumpulan Kata-Kata Jalaludin Rumi
Kata-kata Jalaludin Rumi merupakan inspirasi bagi khalayak sebab memiliki arti yang mendalam juga memotivasi. Berikut beberapa kata Jalaludin Rumi yang indah, memotivasi serta bermakna.
Engkau terlahir dengan sayap, mengapa lebih memilih untuk merangkak dalam menjalani hidup?
Tingkatkan perkataanmu, bukan suaramu. Hujanlah yang menumbuhkan bunga, bukan petir.
Abaikan hal-hal yang membuatmu takut dan sedih, itu membuatmu kembali ke rasa sakit dan kematian.
Berhentilah bertingkah sekecil itu. Kau adalah alam semesta yang bergerak dengan gembira.
Kemarin aku merasa pintar, jadi aku ingin mengubah dunia. Hari ini aku bijaksana, jadi aku mengubah diriku sendiri.
Saat engkau melakukan sesuatu dengan tulus, engkau merasakan sungai mengalir di dalam dirimu, suatu kebahagiaan.
‘Selamat tinggal’ hanya untuk mereka yang mencintai dengan matanya. Karena bagi mereka yang mencintai dengan hati dan jiwa, tidak ada yang namanya perpisahan.
Aku ingin bernyanyi seperti burung berkicau, tidak mengkhawatirkan siapa yang mendengar atau apa yang mereka pikirkan.
Luka adalah tempat di mana ‘cahaya’ memasuki dirimu.
Tugasmu bukanlah mencari cinta, tapi hanya mencari dan menemukan semua penghalang dalam dirimu yang telah kamu bangun untuk melawannya.
Janganlah merasa kesepian, seluruh semesta ada dalam dirimu.
Tempat ini adalah mimpi. Hanya orang tidur yang menganggapnya nyata. Kemudian kematian datang seperti fajar, dan engkau terbangun sambil menertawakan apa yang kau pikir sebagai kesedihanmu.
Mengapa engkau hanya menetap dalam penjara, padahal pintunya terbuka lebar.
Segala sesuatu yang dijadikan cantik dan indah serta menawan, dibuat untuk dilihat oleh mata bagi orang yang melihatnya.
Aku bukanlah rambut ini, aku bukanlah kulit ini, aku adalah jiwa yang hidup di dalamnya.
Baca juga: 15 Kata-kata Indah untuk Pacar yang Romantis
Kata-kata Jalaludin Rumi yang sudah dijabarkan di atas memiliki kiasan yang indah serta memberi makna dalam kehidupan. Semoga dapat menjadi inspirasi dan referensi yang bermanfaat. (NIS)
