Konten dari Pengguna

Hari Batik Nasional: Pengamatan Saya tentang Batik dan Anak Muda

Batik di Mata Anak Muda Sekarang

Foto: Mahmur Marganti/Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Foto: Mahmur Marganti/Unsplash

Hari Batik Nasional akan diperingati pada tanggal 2 Oktober. Setiap tahun pada tanggal tersebut, lorong kampus biasanya dipenuhi oleh banyak mahasiswa yang mengenakan batik. Namun, belakangan ini saya melihat batik tidak lagi muncul hanya pada hari itu. Di lingkungan sekitar saya, khususnya kampus, anak muda seumuran saya mulai memakai batik dengan lebih santai dan unik.

Dulu, saat bersekolah dari SD hingga SMA, saya selalu mengamati dan bahkan mengalami sendiri, bahwa batik hanya dikenakan pada hari tertentu. Setelah menginjak bangku perkuliahan, saya lebih sering melihat batik dipakai dengan cara yang beragam, misalnya dengan potongan modern yang mengikuti perkembangan zaman. Salah satunya batik model kebaya. Saya pertama kali melihatnya di TikTok, ketika ada penjual yang menawarkan batik dengan potongan kebaya, dan menurut saya modelnya sangat bagus. Tidak lama kemudian, beberapa teman saya ternyata juga memakainya.

Menurut pandangan saya, desain batik yang lebih modern dan bahan yang lebih nyaman dipakai, membuat anak muda menjadi sering mengenakannya dan menjadi lebih terlihat bangga memakai produk lokal.

Dari sisi UMKM yang saya lihat pun, sudah lebih banyak yang menjual batik kekinian dengan harga yang terjangkau, sehingga menarik perhatian anak muda karena harga ramah di kantong pelajar, dan juga pastinya membantu UMKM karena banyak yang membelinya. Lalu dari pengalaman saya pribadi, saya sangat merasa nyaman mengenakan batik milik saya memiliki beberapa ragam bentuk dengan bahan yang lembut.

Hari Batik Nasional mengingatkan kita bahwa batik adalah bagian dari identitas kita. Saya harap akan semakin banyak lagi orang-orang dari lintas generasi, tidak hanya anak muda saja, yang selalu dengan bangga mengenakan batik. Bagaimana dengan Anda, kapan terakhir kali memakai batik?