Konten dari Pengguna

Batas Powerbank di Pesawat yang Boleh Dibawa oleh Penumpang

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Batas powerbank di pesawat. Foto adalah powerbank. Sumber: Unsplash/Taan Huyn
zoom-in-whitePerbesar
Batas powerbank di pesawat. Foto adalah powerbank. Sumber: Unsplash/Taan Huyn

Powerbank saat ini menjadi salah satu kebutuhan utama bagi masyarakat untuk tetap terhubung di mana saja. Meski begitu, bagi yang melakukan perjalanan melalui jalur udara wajib mengetahui batas powerbank di pesawat yang boleh dibawa.

Selain itu, pahami pula apakah perangkat pengisi daya portabel tersebut boleh digunakan di dalam pesawat atau tidak. Memahami hal ini akan membuat perjalanan tidak hanya nyaman, tapi juga aman untuk diri sendiri dan penumpang lainnya.

Batas Powerbank di Pesawat yang Penting Diketahui Penumpang

Batas powerbank di pesawat. Foto adalah powerbank. Sumber: Unsplash/Konstantinos Papadopoulos

Dikutip dari buku Desain dan Teknologi Transportasi Autonomous Submarine Surface Vehicle (ASSV), Aditya Rio Prabowo, Dominicus Danardono Dwi Prija Tjahjana, dkk (2024:65), powerbank merupakan salah satu teknologi yang sangat berguna pada saat ini. Perangkat ini berfungsi untuk mengisi daya pada alat elektronik seperti smartphone dan lainnya.

Powerbank mudah dibawa, sehingga bisa menukung pengisian daya perangkat di mana saja dan kapan saja. Terutama jika melakukan perjalanan jauh dengan menggunakan pesawat terbang.

Namun, sering kali penumpang tidak mengetahui bahwa ada batas powerbank di pesawat yang boleh dibawa oleh penumpang. Beberapa maskapai, seperti Super Air Jet dan Lion Air menyebutkan dalam situs resmi bahwa powerbank yang boleh dibawa dalam kabin adalah 100 Wh atau setara dengan 20.000 mAh.

Penumpang boleh membawa powerbank lebih dari 100 Wh dengan syarat tidak terhubung ke perangkat, tidak dalam kondisi rusak, dan maksimal diperbolehkan membawa dua perangkat per penumpang. Tidak cuma itu, powerbank juga dilarang untuk dipakai selama dalam penerbangan.

Pun, penumpang juga tidak boleh memasukkan powerbank dalam bagasi tercatat. Ini artinya, perangkat pengisi daya tersebut hanya boleh dimasukkan ke dalam tas yang dibawa ke kabin, atau dalam pengawasan pemilik sehingga tidak menyala meski tanpa disengaja selama penerbangan.

Jadi, penumpang yang ingin mengisi daya disarankan untuk melakukannya saat masih berada di ruang tunggu, menggunakan fasilitas pengisi daya yang disediakan oleh bandara atau perangkat portabel seperti powerbank. Hal ini bertujuan untuk keamanan sekaligus keselamatan penumpang lainnya.

Baca juga: Apakah Powerbank 20.000 mAh Bisa Dibawa ke Pesawat Internasional?

Jadi, batas powerbank di pesawat adalah 100 Wh atau 20.000 mAh. Agar lebih jelas, penumpang bisa bertanya secara langsung oleh petugas maskapai ketika memesan tiket atau melakukan check-in di bandara. (YD)