SIDS: Pengertian, Penyebab, Gejala, dan Cara Mencegahnya

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

SIDS adalah Sudden Infant Death Syndrome, yakni salah satu kasus kematian pada bayi. Di artikel ini akan dibahas tentang faktor yang diindikasi sebagai penyebab SIDS dan cara pencegahannya.
Mengutip dari buku Sheehy's Emergency and Disaster Nursing - 1st Indonesian Edition, Emergency Nurses Association, Belinda B Hammond, Polly Gerber Zimmermann, RN MS MBA Cen, 2017, SIDS merupakan kematian mendadak pada anak yang berumur kurang dari 12 bulan. Kematian ini tidak dapat diterangkan melalui visum setelah kematian. Puncak dari kematian SIDS ini ada di antara usia 2 dan 4 bulan.
SIDS Adalah
SIDS bayi merupakan kasus kematian dengan perbandingan 1 : 100.000. Namun begitu sampai dengan saat ini belum diketahui pasti penyebabnya. Semua hal yang diindikasi sebagai penyebab hanya berupa pendekatan. Mari kenali lebih dalam dan ketahui cara mencegahnya di bawah ini.
Penyebab SIDS belum diketahui secara pasti karena terjadi tanpa ada gejala. Justru kebanyakan kasus terjadi ketika bayi dianggap sedang tidur. Telah diidentifikasi beberapa faktor yang dimunginkan meningkatkan risiko SIDS, antara lain:
Bayi-bayi yang tidur tengkurap
Terpapar asap rokok selama dalam kandungan atau ketika lahir
Ibu masih remaja
Terlambat atau tidak ada perawatan prenatal
Bayi lahir multipel
Bayi yang tidur pada tempat tidur yang sma dengan bersama orang tuanya
Bayi yang memiliki sprei lembut di tempat tidur
Faktor fisik yang menyebabkan SIDS antara lain :
Berat badan rendah saat lahir Lahir prematur meningkatkan kemungkinan belum matangnya otak bayi. Oleh karena itu bayi premature kurang memiliki kendali atas proses otomatis, seperti detak jantung dan pernapasan.
Cacat otak Pada bayi dengan cacat otak belum bisa mengontrol pernapasan dan keinginan bangun dari tidur.
Infeksi pernafasan Kebanyakan bayi yang meninggal karena SIDS menderita pilek dan ini mungkin berkontribusi pada masalah pernapasan.
Cara pencegahan kemungkinan kematian bayi akibat SIDS adalah sebagai berikut:
Mengatur agar bayi tidur dengan telentang, bukan tengkurap atau menyamping
Tempat tidur bersih dan tidak ada mainan
Tidurkan bayi di tempat tidurnya sendiri
Tidak ada asap rokok di sekitar bayi
Memberi ASI
Imunisasi bayi
Tidak memberi madu pada bayi dibawah 1 tahun
Menjauhkan bayi dari kepanasan
Gejala SIDS pada bayi sampai dengan saat ini tidak diketahui. Hal ini mengingat SIDS merupakan kematian mendadak. Seperti yang disampaikan diatas bahwa kebanyakan bayi dikira sedang tidur saat mereka mengalami SIDS.
