Dari Riset Kompetitor hingga Analisis Pasar: Pengalaman Magang di AM Tour Travel

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Akhmad Ikhsanul Kamal tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menjalani kegiatan magang menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal dunia kerja sekaligus menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan. Pengalaman tersebut saya rasakan selama menjalani magang di PT Andalan Mitra Travelindo (AM Tour Travel). Sebagai mahasiswa Program Studi Manajemen, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, saya memperoleh kesempatan untuk mempelajari aktivitas operasional perusahaan sekaligus memahami penerapan riset pasar dan analisis kompetitor dalam industri perjalanan.
Pengalaman ini memberikan perspektif baru bahwa menjalankan bisnis tidak cukup hanya dengan menawarkan produk atau layanan. Perusahaan juga perlu memahami kebutuhan konsumen, mengenali persaingan, dan mengevaluasi nilai yang ditawarkan kepada pasar.
Mengenal Industri Perjalanan
PT Andalan Mitra Travelindo merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perjalanan ibadah dan pariwisata melalui AM Tour Travel. Layanannya mencakup umrah reguler, umrah plus, haji khusus, serta perjalanan wisata domestik dan internasional.
Industri perjalanan memiliki persaingan yang beragam. Konsumen tidak hanya mempertimbangkan harga, tetapi juga memperhatikan fasilitas, kualitas pelayanan, pilihan paket, kenyamanan, dan kepercayaan terhadap penyedia jasa.
Melalui kegiatan magang, saya mendapatkan gambaran mengenai bagaimana aspek-aspek tersebut menjadi bagian penting dalam menjalankan bisnis travel. Saya juga memahami bahwa pemasaran bukan sekadar promosi, melainkan proses mengenali kebutuhan konsumen dan menawarkan layanan yang sesuai.
Mempelajari Pasar melalui Analisis Kompetitor
Salah satu pengalaman utama selama magang adalah melakukan riset terhadap sekitar 15 perusahaan travel. Riset ini mencakup perbandingan paket perjalanan, harga, layanan, fasilitas, serta berbagai aspek lain yang dapat digunakan untuk memahami karakteristik penawaran masing-masing perusahaan.
Proses tersebut mengajarkan saya pentingnya mengumpulkan dan menyusun informasi secara sistematis. Perbandingan tidak cukup dilakukan hanya berdasarkan harga, karena setiap paket dapat memiliki cakupan layanan dan fasilitas yang berbeda.
Melalui analisis tersebut, saya belajar melihat persaingan bisnis dari berbagai sudut pandang. Harga, misalnya, perlu dipahami bersama fasilitas dan manfaat yang diterima konsumen. Dengan demikian, penilaian terhadap suatu penawaran dapat dilakukan secara lebih menyeluruh.
Pengalaman ini juga memperkenalkan saya pada pentingnya riset pasar sebagai bagian dari evaluasi bisnis. Informasi mengenai kompetitor dapat menjadi bahan pertimbangan untuk memahami posisi perusahaan di tengah persaingan dan mengidentifikasi aspek yang perlu diperhatikan dalam pengembangan pemasaran.
Saya menyadari bahwa data tidak secara otomatis menghasilkan keputusan yang tepat. Informasi yang terkumpul tetap perlu dianalisis dengan mempertimbangkan kebutuhan konsumen, karakteristik pasar, dan kemampuan perusahaan.
Menghubungkan Teori Manajemen dengan Praktik
Selain melakukan riset pasar, saya juga terlibat dalam aktivitas operasional dan administrasi perusahaan, seperti pengelolaan data keberangkatan jamaah, pemeriksaan dokumen perjalanan, serta persiapan perlengkapan jamaah.
Kegiatan tersebut memberikan pemahaman bahwa keberhasilan bisnis travel tidak hanya ditentukan oleh strategi pemasaran. Pelaksanaan operasional juga membutuhkan ketelitian, koordinasi, dan pengelolaan informasi yang baik agar pelayanan dapat berjalan sesuai kebutuhan.
Sebagai mahasiswa Manajemen, pengalaman ini membantu saya menghubungkan teori perkuliahan dengan praktik di lingkungan kerja. Konsep pemasaran, analisis persaingan, dan pengambilan keputusan menjadi lebih mudah dipahami ketika dipelajari melalui aktivitas perusahaan secara langsung.
Saya juga belajar bahwa pemasaran dan operasional saling berkaitan. Penawaran yang menarik perlu didukung oleh kesiapan pelayanan agar pengalaman pelanggan sesuai dengan informasi yang diberikan.
Pengalaman sebagai Bekal Profesional
Bagi saya, magang di PT Andalan Mitra Travelindo bukan sekadar kesempatan untuk mengenal lingkungan kerja, tetapi juga proses mengembangkan kemampuan analitis dan profesional.
Riset terhadap sekitar 15 perusahaan travel memberikan pengalaman dalam mengumpulkan, membandingkan, dan memahami informasi pasar. Sementara itu, keterlibatan dalam aktivitas operasional melatih ketelitian, komunikasi, koordinasi, dan tanggung jawab dalam menyelesaikan pekerjaan.
Pengalaman ini memperluas pemahaman saya bahwa ilmu Manajemen tidak hanya dipelajari melalui teori di ruang kelas, tetapi juga diterapkan dalam aktivitas bisnis sehari-hari.
Melalui kegiatan magang ini, saya semakin memahami pentingnya riset pasar dalam mempelajari persaingan dan mendukung evaluasi bisnis. Pembelajaran tersebut menjadi bekal untuk terus mengembangkan kompetensi, khususnya di bidang pemasaran dan analisis bisnis, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia profesional.
