Konten dari Pengguna

Wow! Mahasiswa KKN Undip Sulap Lahan Kosong Desa Suruh Menjadi Lumbung Hijau!

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari KKN Tim II Universitas Diponegoro Desa Suruh tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menanam sayur-mayur, penghijauan berbasis pohon, dan ikan dalam galon.

Suasana Perkebunan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana Perkebunan

Desa Suruh (17/07/2024), Warga Desa Suruh, khususnya di Dusun Pendem Wetan, kini bisa menikmati hasil dari kegiatan inovatif yang telah dilaksanakan mulai 17 Juli 2024. Kegiatan ini berfokus pada pemanfaatan lahan kosong di belakang Balai Dusun Pendem Wetan untuk kegiatan budidaya sayuran, penghijauan berbasis buah, serta budidaya ikan dalam galon dengan sistem hidroponik. Program ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan pemanfaatan lahan yang ada, tetapi juga untuk mendorong kemandirian pangan dan meningkatkan kualitas lingkungan di desa tersebut.

Proses berkebun

Latar belakang pelaksanaan kegiatan ini berakar dari kebutuhan akan pengelolaan lahan kosong yang selama ini belum termanfaatkan secara optimal. Melalui program ini, seluruh warga Desa Suruh diajak untuk berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan yang dimulai dengan pengolahan lahan tanah, penanaman bibit sayuran, hingga perawatan berkelanjutan. Tidak hanya itu, program ini juga dirancang untuk memadukan konsep pertanian modern dengan keberlanjutan lingkungan melalui penghijauan berbasis buah dan budidaya ikan dalam galon yang dilengkapi dengan sistem hidroponik.

Ikan dalam galon dengan sistem hidroponik

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pengolahan lahan tanah, yang kemudian dilanjutkan dengan penanaman bibit sayuran dan penyemaian. Penyiraman secara rutin menjadi bagian penting dari proses ini untuk memastikan pertumbuhan tanaman yang optimal. Sementara itu, untuk budidaya ikan dalam galon, warga diajarkan cara mempersiapkan wadah yang tepat, membuat sistem hidroponik sederhana, menebar bibit ikan, dan menanam kangkung sebagai dengan sistem hidroponik. Penghijauan berbasis buah dilakukan setelah survei lokasi penanaman dan mendapatkan izin serta bibit pohon dari dinas terkait.

Menanam pohon buah di pinggir jalan

Sepanjang keberjalanan kegiatan, perawatan intensif seperti penyiraman tanaman, pergantian air dalam galon budidaya, dan pemberian pakan ikan terus dilakukan. Hal ini memastikan bahwa semua tanaman dan ikan dapat tumbuh dengan baik hingga tiba saatnya untuk panen. Kegiatan ini ditutup dengan pembagian sayuran segar, bibit sayuran, dan sistem hidroponik ikan dalam galon kepada seluruh masyarakat.

Proses pemberian eco enzyme

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan Desa Suruh tidak hanya dapat memanfaatkan lahan kosong secara maksimal, tetapi juga menjadi desa yang mandiri dalam hal pangan serta menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam upaya menjaga keberlanjutan lingkungan. Masyarakat Desa Suruh kini memiliki akses langsung untuk menikmati hasil dari usaha bersama ini, yang tidak hanya mengisi kebutuhan pangan sehari-hari tetapi juga memperindah lingkungan desa.

Proses panen bayam
Pembagian ikan dalam galon kepada ketua RT
Pembagian sayur hasil kebun kepada warga

Penulis: Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro Desa Suruh

DPL: Moh. Asadullah Hasan Al Asy’Arie S.H., M.Kn.

Lokasi KKN: Desa Suruh, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar.