Konten dari Pengguna

Tugas Belum Beres Bikin Overthinking? Ini Solusi Psikologisnya

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Khinanty Cahyaningtyas tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gambar ilustrasi AI
zoom-in-whitePerbesar
Gambar ilustrasi AI

Pernahkah kamu merasa sangat gelisah, bahkan sampai susah tidur, hanya karena ada satu tugas yang belum selesai? Anehnya, meskipun kamu sudah mengerjakan banyak tugas lain, pikiranmu tetap "nyangkut" di satu hal yang terbengkalai itu.

Dalam dunia psikologi, fenomena ini disebut sebagai Efek Zeigarnik.

Apa itu Efek Zeigarnik? Nama ini diambil dari seorang psikolog asal Lituania, Bluma Zeigarnik. Ia menyadari bahwa otak manusia cenderung lebih mudah mengingat tugas yang belum selesai atau terputus dibandingkan tugas yang sudah tuntas sepenuhnya.

Secara alami, otak kita menciptakan "ketegangan kognitif" saat ada pekerjaan yang menggantung. Ketegangan ini berfungsi seperti alarm yang terus berbunyi di kepala agar kita segera menyelesaikan pekerjaan tersebut. Itulah kenapa tugas yang menumpuk bukan cuma bikin capek fisik, tapi juga bikin "lelah mental" karena otak terus-menerus memprosesnya.

Kenapa Ini Penting bagi Pelajar dan Mahasiswa? Memahami Efek Zeigarnik bisa jadi kunci untuk manajemen stres yang lebih baik. Jika dibiarkan, alarm di otak ini bisa memicu kecemasan berlebih dan procrastination (menunda-nunda) karena kita merasa kewalahan sebelum mulai.

Tips Mengatasi Efek Zeigarnik:

1. Gunakan Teknik 'Brain Dump': Tuliskan semua tugas yang ada di pikiranmu ke dalam selembar kertas atau aplikasi. Begitu tugas itu tertulis, otak akan merasa "aman" karena tahu informasi tersebut sudah tersimpan di tempat luar dan tidak perlu diingat-ingat terus.

2. Cicil dengan Langkah Kecil: Seringkali kita cemas karena melihat tugas sebagai satu gunung besar. Pecahlah menjadi bagian kecil. Menyelesaikan satu bagian kecil akan memberikan dopamin dan mengurangi ketegangan di otak.

3. Buat Rencana yang Jelas: Efek Zeigarnik akan mereda jika kita punya rencana kapan akan menyelesaikannya. Dengan berkata, "Saya akan kerjakan ini besok jam 10 pagi," otak cenderung lebih rileks dan mematikan "alarm" gelisahnya untuk sementara.

Jadi, kalau malam ini kamu nggak bisa tidur karena tugas, coba ambil pulpen dan catat apa yang harus kamu lakukan besok. Beri tahu otakmu bahwa semua sudah terkendali