Konten dari Pengguna

Mahasiswa KKN UMY Ajak Warga Projayan Peduli Pengelolaan Sampah Rumah Tangga

KKN 017

KKN 017

Mahasiswa UMY

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari KKN 017 tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Program KKN UMY di Padukuhan Projayan berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga melalui edukasi, pelatihan kompos, dan pendampingan lingkungan.

Program Gerakan Lingkungan Lestari yang dilakukan mahasiswa KKN UMY di Padukuhan Projayan berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga. Melalui edukasi, pelatihan kompos, dan penyediaan fasilitas pemilahan sampah, praktik pemilahan sampah di masyarakat meningkat hingga 75%. Program ini juga membantu warga memanfaatkan sampah organik menjadi pupuk kompos untuk pertanian.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Kelompok 017 melaksanakan program Gerakan Lingkungan Lestari di Padukuhan Projayan, Kalurahan Wonokerto, Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga agar tercipta lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

Program Kerja Utama KKN Reguler 017 Tahun 2026

Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan kepada masyarakat yang melibatkan kelompok tani, ibu-ibu PKK, serta pemuda setempat. Warga diberikan edukasi mengenai jenis-jenis sampah, dampak sampah terhadap lingkungan, serta pentingnya pemilahan sampah organik dan anorganik sejak dari rumah tangga.

Selain itu, masyarakat juga mendapatkan pelatihan pembuatan kompos dari sampah organik menggunakan bahan sederhana. Kompos yang dihasilkan dapat dimanfaatkan sebagai pupuk untuk mendukung kegiatan pertanian warga, khususnya pada tanaman salak dan palawija.

Program ini juga didukung dengan penyediaan fasilitas seperti bak sampah terpilah, compost bag, dan keranjang khusus untuk botol plastik. Berdasarkan hasil evaluasi, program ini berhasil meningkatkan praktik pemilahan sampah di masyarakat hingga sekitar 75%, sehingga diharapkan dapat mendorong terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan di Padukuhan Projayan.