Konten dari Pengguna

Tetap Aktif di Usia Senja: KKN UNISA 68 Sosialisasi Kesehatan Lansia

Kkn 68

Kkn 68

Universitas Aisyiyah Yogyakarta

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kkn 68 tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tetap Aktif di Usia Senja: KKN UNISA 68 Sosialisasi Kesehatan Lansia
zoom-in-whitePerbesar

Mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (UNISA) yang tergabung dalam KKN Kelompok 68 kembali menghadirkan program kesehatan untuk masyarakat Gejawan Wetan. Kali ini, kegiatan difokuskan pada sosialisasi penurunan gerak dan fungsi pada lansia serta peran fisioterapi, yang berlangsung di Masjid Al-Falah 1 bertepatan dengan pengajian rutin ibu-ibu jamaah.

Acara ini disampaikan oleh mahasiswi dari Prodi Fisioterapi, dengan tujuan memberikan pemahaman lebih dalam mengenai perubahan alami tubuh di usia lanjut serta langkah-langkah pencegahan agar lansia tetap sehat, mandiri, dan aktif.

Dalam pemaparannya, mahasiswa menjelaskan bahwa seiring bertambahnya usia, lansia sering mengalami penurunan kekuatan otot, sendi kaku, hingga risiko jatuh yang lebih tinggi. Salah satu masalah yang banyak dijumpai adalah arthritis, yaitu peradangan pada sendi yang menimbulkan nyeri dan keterbatasan gerak.

Selain mengenalkan jenis-jenis arthritis seperti osteoarthritis dan rheumatoid arthritis, mahasiswa juga menekankan pentingnyaperan fisioterapi. Mulai dari latihan fisik ringan, terapi nyeri, hingga edukasi pola hidup sehat dapat membantu lansia mengurangi keluhan serta mempertahankan kualitas hidupnya.

Tidak hanya teori, peserta sosialisasi juga diajak mempraktikkan beberapa latihan sederhana yang bisa dilakukan di rumah. Misalnya senam duduk dengan mengangkat kaki lurus, latihan berdiri-duduk dari kursi, peregangan leher dan bahu, hingga jalan santai sesuai kemampuan.

Latihan-latihan ini bertujuan menjaga kekuatan otot, meningkatkan keseimbangan, dan mengurangi risiko jatuh, sehingga lansia tetap bisa mandiri dalam aktivitas sehari-hari.

Kegiatan berlangsung hangat dengan antusiasme tinggi dari ibu-ibu jamaah pengajian. Banyak peserta yang aktif bertanya seputar cara perawatan lansia di rumah, khususnya bagaimana mencegah nyeri sendi dan menjaga mobilitas agar tetap bugar di usia tua.

Melalui sosialisasi ini, mahasiswa berharap keluarga di Gejawan Wetan semakin peduli terhadap kesehatan lansia, mendukung mereka untuk tetap bergerak aktif, serta menerapkan pola hidup sehat.

“Dengan peran fisioterapi, lansia dapat tetap sehat, aktif, dan mandiri, sehingga masa tua bisa dijalani dengan lebih bahagia,” ungkap salah satu mahasiswa pemateri.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi KKN UNISA 68 dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, terutama bagi kelompok usia lanjut.