Konten dari Pengguna

Demostrasi Pembuatan Mochi Singkong Oleh Mahasiswa KKN 32

KKN DESAJIPANG32

KKN DESAJIPANG32

Mahasiswa Universitas Peradaban Bumiayu

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari KKN DESAJIPANG32 tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Demostrasi Pembuatan Mochi Singkong Oleh Mahasiswa KKN 32
zoom-in-whitePerbesar

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Peradaban mengadakan kegiatan demonstrasi pembuatan mochi singkong bersama ibu-ibu warga sekitar sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pemanfaatan bahan pangan lokal menjadi produk olahan bernilai gizi dan memiliki potensi ekonomi.

Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan desa ini disambut dengan antusias oleh para ibu rumah tangga. Dalam sambutannya, perwakilan mahasiswa KKN menyampaikan bahwa singkong merupakan bahan pangan lokal yang mudah didapat, harga terjangkau, serta memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Melalui inovasi sederhana, singkong dapat diolah menjadi camilan kekinian seperti mochi yang disukai berbagai kalangan, termasuk anak-anak.

Edukasi Manfaat Mochi Singkong

Sebelum praktik dimulai, mahasiswa menjelaskan berbagai manfaat mochi singkong, antara lain sebagai sumber energi cepat, membantu memenuhi kebutuhan kalori harian, mengandung serat yang baik untuk pencernaan, serta bebas gluten sehingga aman bagi yang memiliki intoleransi gluten. Selain itu, karena proses pembuatannya dikukus, mochi singkong relatif lebih rendah lemak dibandingkan camilan yang digoreng.

Penjelasan ini bertujuan untuk menambah wawasan ibu-ibu tentang pentingnya variasi pangan lokal dalam mendukung gizi keluarga serta sebagai alternatif camilan sehat bagi anak.

Proses Demonstrasi Pembuatan

Dalam sesi praktik, mahasiswa memandu langkah demi langkah pembuatan mochi singkong, mulai dari menyiapkan singkong kukus yang telah dihaluskan, mencampurkannya dengan tepung tapioka, gula, dan vanili, hingga proses pengulenan adonan. Peserta kemudian diajak mencoba membentuk adonan, mengisi dengan meses atau gula merah, dan mengukusnya hingga matang.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Ibu-ibu tidak hanya memperhatikan, tetapi juga terlibat langsung dalam proses pembuatan. Beberapa peserta bahkan berbagi pengalaman dan ide variasi isian yang dapat dikembangkan sesuai selera pasar.

Mendorong Kreativitas dan Peluang Usaha

Selain sebagai edukasi gizi, kegiatan ini juga diarahkan untuk membuka peluang usaha rumahan. Mahasiswa menjelaskan bahwa mochi singkong memiliki potensi untuk dipasarkan karena bahan bakunya murah dan proses pembuatannya relatif mudah. Dengan kemasan yang menarik dan inovasi rasa, produk ini dapat menjadi sumber tambahan penghasilan keluarga.

Melalui kegiatan demonstrasi ini, mahasiswa KKN berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik dalam aspek kesehatan maupun ekonomi. Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat.