Konten dari Pengguna

Sosialisasi Pencegahan Gadget pada Usia Dini Oleh KKN 32

KKN DESAJIPANG32

KKN DESAJIPANG32

Mahasiswa Universitas Peradaban Bumiayu

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari KKN DESAJIPANG32 tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sosialisasi Pencegahan Gadget pada Usia Dini Oleh KKN 32
zoom-in-whitePerbesar

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Peradaban melaksanakan kegiatan sosialisasi mengenai pencegahan dampak penggunaan gadget pada usia dini kepada ibu-ibu PKK di lingkungan desa. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran orang tua terhadap pentingnya pengawasan dan pembatasan penggunaan gadget pada anak-anak.

Di era digital saat ini, penggunaan gadget sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, termasuk pada anak usia dini. Tidak sedikit anak yang sudah terbiasa menggunakan ponsel untuk menonton video atau bermain gim dalam waktu yang cukup lama. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran karena penggunaan gadget yang berlebihan dapat berdampak pada perkembangan sosial, emosional, dan kognitif anak.

Melihat fenomena tersebut, mahasiswa KKN merasa perlu memberikan edukasi kepada ibu-ibu PKK sebagai garda terdepan dalam pengasuhan anak di rumah.

Dalam kegiatan sosialisasi, mahasiswa menyampaikan beberapa poin penting, antara lain:

Dampak positif gadget, seperti membantu akses informasi dan media pembelajaran interaktif jika digunakan secara bijak.

Dampak negatif penggunaan berlebihan, seperti gangguan konsentrasi, keterlambatan bicara, kurangnya interaksi sosial, gangguan tidur, hingga risiko kecanduan.

Rekomendasi durasi penggunaan gadget, disesuaikan dengan usia anak.

Strategi pencegahan, seperti membuat aturan waktu layar (screen time), mendampingi anak saat menggunakan gadget, serta menyediakan alternatif aktivitas seperti membaca buku, bermain di luar rumah, atau permainan tradisional.

Mahasiswa juga mengajak ibu-ibu untuk lebih aktif berkomunikasi dengan anak dan menjadi teladan dalam penggunaan gadget di rumah.

Diskusi Interaktif dan Berbagi Pengalaman

Kegiatan berlangsung secara interaktif. Ibu-ibu PKK diberikan kesempatan untuk bertanya dan berbagi pengalaman terkait kebiasaan anak-anak mereka dalam menggunakan gadget. Beberapa peserta mengungkapkan kesulitan membatasi penggunaan ponsel karena anak sering menangis atau marah ketika gadget diambil.

Mahasiswa kemudian memberikan solusi praktis, seperti membuat jadwal harian, konsisten dalam menerapkan aturan, serta mengalihkan perhatian anak dengan aktivitas kreatif dan edukatif.

Harapan dan Dampak Kegiatan

Melalui sosialisasi ini, diharapkan ibu-ibu PKK dapat lebih memahami pentingnya pengawasan penggunaan gadget pada anak usia dini. Kegiatan ini tidak bertujuan untuk melarang penggunaan teknologi sepenuhnya, tetapi mengajak orang tua untuk lebih bijak dan terkontrol dalam memberikan akses gadget kepada anak.

Sebagai penutup, mahasiswa KKN berharap ilmu yang dibagikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga anak-anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, baik secara fisik, sosial, maupun emosional.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dalam mendukung terciptanya lingkungan keluarga yang sehat dan harmonis.