Perkuat Daya Saing UMKM Desa Neglasari, Mahasiswa KKN 16 UNSIKA Gelar Workshop

Kuliah Kerja Nyata Universitas Singaperbangsa Karawang Periode 2026
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari KKN NEGLASARI 2026 tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan



Ekonomi Berkelanjutan dan Program Digitalisasi UMKM
Karawang - Sebagai bentuk kontribusi dalam mendukung pemberdayaan masyarakat, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok 16 Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) periode Juni-Juli melaksanakan dua program kerja unggulan, yaitu Workshop Ekonomi Berkelanjutan dan Program Digitalisasi UMKM di Desa Neglasari. Kedua program tersebut dirancang untuk memberikan pendampingan kepada masyarakat, khususnya para pelaku UMKM, agar mampu mengembangkan usaha secara lebih inovatif, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.
Workshop Ekonomi Berkelanjutan pertama dilaksanakan pada Minggu, 19 Juli 2026 di Bale Sawala, Kantor Desa Neglasari, dengan sasaran utama ibu-ibu Desa Neglasari. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya membangun usaha yang tidak hanya mampu menghasilkan keuntungan, tetapi juga dapat berkembang secara berkelanjutan melalui inovasi, kreativitas, dan pengelolaan yang baik.
Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh materi mengenai konsep ekonomi berkelanjutan, langkah-langkah memulai usaha, cara mengidentifikasi serta memanfaatkan potensi desa menjadi peluang usaha, hingga dasar-dasar pengelolaan keuangan sederhana melalui perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP), Break Even Point (BEP), dan laba. Materi disampaikan secara komunikatif sehingga mudah dipahami dan diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta dalam memulai maupun mengembangkan usaha yang telah dimiliki.
Tidak hanya mendapatkan materi, peserta juga diajak mengikuti sesi praktik sebagai bentuk implementasi pembelajaran. Praktik pembuatan berbagai varian minuman teh dipilih karena teh merupakan salah satu potensi yang dimiliki Desa Neglasari dan memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi produk bernilai tambah. Para peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk membuat varian seperti lemon tea, strawberry tea, dan beberapa varian lainnya. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya belajar mengembangkan kreativitas, tetapi juga diajak memahami bahwa potensi lokal dapat diolah menjadi produk yang memiliki daya saing dan nilai ekonomi yang lebih tinggi.
Suasana workshop berlangsung dengan penuh antusias. Hasil kreasi setiap kelompok dinilai, kemudian varian teh terbaik mendapatkan apresiasi berupa hadiah dari panitia. Kegiatan semakin semarak dengan adanya pembagian doorprize yang disambut antusias oleh para peserta, sehingga proses belajar terasa lebih menyenangkan dan interaktif.
Sebagai bentuk tindak lanjut, Mahasiswa KKN Kelompok 16 kembali melaksanakan Workshop Ekonomi Berkelanjutan di kediaman Ketua RT 018, Bapak Dahlan, pada Rabu, 22 Juli 2026. Kegiatan ini menghadirkan materi yang sama dengan workshop sebelumnya sehingga masyarakat yang belum sempat mengikuti kegiatan di Bale Sawala tetap dapat memperoleh pengetahuan mengenai ekonomi berkelanjutan dan pengelolaan usaha. Berbeda dengan workshop pertama, kegiatan kali ini tidak disertai sesi praktik, namun tetap dikemas secara interaktif melalui diskusi dan pembagian doorprize sehingga peserta tetap antusias mengikuti seluruh rangkaian acara.
Program tersebut mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Dalam sambutannya, Ibu RT 018 menyampaikan apresiasi kepada Mahasiswa KKN Kelompok 16 UNSIKA atas terlaksananya kegiatan yang dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN yang telah melaksanakan program ini. Semoga ilmu yang telah diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya bagi para pelaku UMKM di Desa Neglasari. Kami juga berharap seluruh mahasiswa KKN senantiasa diberikan kelancaran selama menjalankan pengabdian dan sukses dalam meraih cita-citanya," ujarnya.
Selain melalui workshop, Mahasiswa KKN Kelompok 16 juga melaksanakan Program Digitalisasi UMKM sebagai bentuk pendampingan langsung kepada para pelaku usaha di Desa Neglasari. Program ini diawali dengan survei dan pendataan UMKM di seluruh wilayah Desa Neglasari, mulai dari Dusun 1 hingga Dusun 4. Survei dilakukan untuk mengenali potensi usaha sekaligus mengetahui kebutuhan masing-masing pelaku UMKM, sehingga pendampingan yang diberikan dapat lebih tepat sasaran.
Berdasarkan hasil survei tersebut, mahasiswa menawarkan berbagai bentuk pendampingan secara gratis kepada pelaku UMKM yang bersedia mengikuti program. Pendampingan meliputi pembuatan titik lokasi usaha di Google Maps, pembuatan kode QRIS sebagai alternatif pembayaran digital, pembuatan akun media sosial, desain logo usaha, hingga pembuatan media promosi berupa pamflet digital maupun konten yang dapat dipublikasikan melalui platform seperti Instagram dan TikTok. Melalui program ini, mahasiswa berharap para pelaku UMKM dapat memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas jangkauan pemasaran, meningkatkan identitas usaha, serta memperkuat daya saing produknya di tengah perkembangan era digital.
Melalui Workshop Ekonomi Berkelanjutan dan Program Digitalisasi UMKM ini, Mahasiswa KKN Kelompok 16 Universitas Singaperbangsa Karawang berharap masyarakat Desa Neglasari semakin terdorong untuk mengembangkan usaha secara kreatif, memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana promosi dan pemasaran, serta menerapkan prinsip ekonomi berkelanjutan dalam menjalankan usahanya. Dengan adanya kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat, diharapkan UMKM Desa Neglasari mampu tumbuh lebih mandiri, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan perekonomian desa.
