Konten dari Pengguna

Betapa Rapuhnya Sistem Intelejensi Istana

Komaruddin Hidayat

Komaruddin Hidayat

Ketua Dewan Pers Indonesia 2025-2028

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Komaruddin Hidayat tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kabareskrim Polri Komjen Asep Saprudin memberikan keterangan pers di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (3/11/2026). Foto: Youtube/TV Radio Polri
zoom-in-whitePerbesar
Kabareskrim Polri Komjen Asep Saprudin memberikan keterangan pers di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (3/11/2026). Foto: Youtube/TV Radio Polri

Di luar perdebatan siapa dalang penyadapan, apa materi yang disadap dan seberapa heboh jagat publik andaikan rekaman penyadapan itu buka, satu hal yang pasti: tembok kerahasiaan istana telah jebol akibat ceroboh dan rapuhnya sistem keamanan istana.

Pemerintah ini ibarat rumah besar, namun sejak dari tembok pagar, jendela dan pintunya sudah jebol. Bahkan sampai kamar privasi presiden pun tak ada lagi firewall yang kokoh.

Dua tahun pemerintahan Prabowo yang belum selesai dengan isu kontroversial sejak dari MBG, Kopdes, kebakaran hutan, nilai rupiah yang anjlok, kabinet gemuk yang tidak produktif sampai dana operasional daerah yang mengalami defisit, kini pemerintah Prabowo diguncang mega-skandal penyadapan oleh petinggi polisi.

Ini semua membawa konsekuensi betapa ribetnya pemerintahan Prabowo, sementara usia pemerintahannya dikejar waktu dan dituntut menciptakan “quick win” untuk memenangkan hati rakyat.

Kita tidak tahu persis, drama politik nasional macam apa yang akan muncul akibat dari mega-skandal penyadapan ini. Kita hidup di era medsos yang menguasai ruang publik, sementara mindset para politisi kita masih berada di masa lalu. Seakan masyarakat bisa dikendalikan dari atas.

Semua ini membuka kontak pandora bahwa ternyata integritas dan kualitas politisi kita ternyata keropos, sehingga sistim dan budaya politik yang dibangun juga rapuh.