FAPERTA UNJA Adakan Rapat Pimpinan Bahas Isu Terkini untuk Kelancaran Akademik
Tulisan dari SEVIMA tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

JAMBI, 10 SEPTEMBER 2025 – Fakultas Pertanian (FAPERTA) Universitas Jambi (UNJA) mengadakan rapat pimpinan pada 9 September 2025 untuk mematangkan strategi dan langkah konkret dalam meningkatkan kualitas fasilitas akademik dan mendukung kelancaran kegiatan akademik di lingkungan fakultas. Rapat ini dipimpin langsung oleh Dekan FAPERTA, Dr. Bambang Irawan, S.P., M.Sc., IPU, dan dihadiri oleh para wakil dekan, ketua jurusan, ketua program studi, serta kepala laboratorium di FAPERTA UNJA.
Agenda utama dalam rapat ini adalah membahas berbagai isu terkait dengan penataan ruang kelas, peningkatan sarana dan prasarana, serta optimalisasi penggunaan laboratorium di FAPERTA. Menurut Dr. Bambang Irawan, menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan memiliki fasilitas yang memadai sangat penting untuk menunjang proses belajar mengajar yang efektif dan efisien. "Kami berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan kenyamanan dan produktivitas bagi seluruh mahasiswa dan staf pengajar. Rapat ini menjadi langkah konkret kami dalam mewujudkan visi tersebut," ujar Dr. Bambang Irawan.
Dalam rapat tersebut, beberapa poin penting yang menjadi sorotan adalah optimalisasi penggunaan laboratorium, yang diharapkan dapat lebih dimanfaatkan secara maksimal oleh mahasiswa dan dosen dalam melakukan penelitian dan praktikum. Dr. Bambang Irawan menekankan pentingnya pemeliharaan rutin terhadap peralatan laboratorium dan fasilitas umum lainnya agar tetap dalam kondisi baik dan dapat digunakan sesuai kebutuhan.
"Salah satu hal yang perlu perhatian khusus adalah pemeliharaan alat-alat di laboratorium. Alat yang baik, apabila tidak dirawat dengan benar, tentu akan mengurangi efektivitasnya. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk selalu memastikan alat-alat ini dalam kondisi optimal agar mahasiswa dan dosen bisa memanfaatkannya dengan maksimal," tambahnya.
Selain itu, rapat juga membahas tentang peremajaan fasilitas umum di lingkungan kampus, seperti ruang kelas dan ruang pertemuan yang perlu diperbaiki agar lebih nyaman untuk digunakan dalam proses belajar mengajar. Keputusan-keputusan yang dihasilkan dari rapat ini diharapkan dapat segera diimplementasikan untuk menciptakan lingkungan akademik yang lebih baik.
Peningkatan kualitas fasilitas akademik di FAPERTA UNJA diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk lebih produktif dalam belajar dan penelitian. Selain itu, dengan adanya fasilitas yang lebih baik, mahasiswa diharapkan dapat lebih termotivasi untuk berprestasi dalam berbagai bidang, termasuk dalam penelitian ilmiah yang dapat berkontribusi pada perkembangan ilmu pertanian.
"Fasilitas yang baik akan mendukung mahasiswa untuk menghasilkan karya-karya ilmiah yang bermanfaat, tidak hanya untuk dunia akademik tetapi juga untuk kemajuan sektor pertanian di Indonesia," ungkap Dr. Bambang Irawan.
Salah satu tujuan utama dari rapat pimpinan ini adalah untuk memperkuat kualitas pendidikan di FAPERTA. Dengan berbagai program yang telah diimplementasikan, seperti pembaruan kurikulum dan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, pihak fakultas berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengajaran agar sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya di bidang pertanian.
Selain itu, FAPERTA UNJA juga memiliki fokus untuk memperluas kerja sama dengan industri pertanian, lembaga penelitian, dan universitas lain untuk menciptakan lebih banyak peluang bagi mahasiswa dan dosen untuk melakukan penelitian bersama, serta meningkatkan kualitas pengajaran.
Rektor Universitas Jambi, Prof. Helmi, S.H., M.H., memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif FAPERTA dalam meningkatkan kualitas fasilitas dan pendidikan di fakultas tersebut. Dalam kesempatan terpisah, Prof. Helmi menyampaikan bahwa universitas sangat mendukung upaya fakultas dalam menciptakan lingkungan akademik yang lebih baik. "Kami sangat mengapresiasi langkah yang diambil oleh FAPERTA untuk memperbaiki sarana dan prasarana. Ini merupakan bagian dari upaya universitas untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia," ungkap Prof. Helmi.
Dalam rapat pimpinan tersebut, juga ditekankan pentingnya kolaborasi antara FAPERTA, pemerintah daerah, dan industri pertanian untuk mendorong pengembangan sektor pertanian di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara dunia akademik dengan sektor industri, sehingga mahasiswa dapat lebih siap menghadapi tantangan di dunia kerja.
"Kerja sama yang solid antara fakultas, pemerintah, dan industri akan sangat membantu dalam menciptakan inovasi yang mendukung kemajuan sektor pertanian, khususnya di NTT," ujar Dr. Bambang Irawan.
Selain membahas isu-isu terkini terkait fasilitas akademik, rapat pimpinan juga menjadi ajang evaluasi terhadap pencapaian program-program yang telah dilaksanakan di FAPERTA. Evaluasi ini bertujuan untuk melihat sejauh mana pencapaian yang telah dicapai, serta mencari solusi bagi tantangan yang masih ada.
"Kami juga berusaha untuk memantau dan mengevaluasi setiap program yang telah dijalankan. Kami ingin memastikan bahwa semua program dapat berjalan dengan lancar dan memberikan dampak positif bagi mahasiswa dan fakultas," tambah Dr. Bambang Irawan.
Melalui rapat pimpinan yang diadakan pada 19 Agustus 2025, FAPERTA Universitas Jambi telah menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan fasilitas akademik untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik. Dengan perencanaan yang matang dan sinergi yang kuat antara pimpinan fakultas, dosen, dan mahasiswa, FAPERTA berharap dapat mencapai tujuan tersebut dengan lebih efektif dan efisien.
Dukungan dari universitas, pemerintah daerah, dan sektor industri menjadi faktor penting dalam mendorong keberhasilan program-program yang ada. Ke depan, FAPERTA UNJA akan terus berupaya untuk memberikan pendidikan terbaik bagi mahasiswa, yang nantinya akan berkontribusi pada kemajuan sektor pertanian di Indonesia.
Sumber: pertanian.unja.ac.id

