Konten dari Pengguna

Rektor Umsa Tegaskan Komitmen Tingkatkan SDM Masyarakat Kotim

Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Foto: Istimewa

Sampit, 12 September 2025 – Universitas Muhammadiyah Sampit (Umsa), yang terletak di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah tersebut. Komitmen ini ditekankan oleh Rektor Umsa, Ramadansyah, pada acara Sidang Senat Terbuka untuk mengukuhkan 311 mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026, yang digelar di Sampit pada Kamis (11/9). Ini merupakan tahun ketiga bagi Umsa dalam menerima mahasiswa setelah didirikan.

Dalam sambutannya, Ramadansyah menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM di Kotawaringin Timur sangat penting untuk kemajuan daerah dan bangsa. "Kami yakin bahwa kemajuan daerah dan bangsa hanya bisa terwujud melalui SDM yang unggul. Umsa mendorong peningkatan kualitas SDM di Kabupaten Kotawaringin Timur dan sekitarnya, karena kami percaya bahwa pendidikan yang berkualitas adalah dasar untuk membangun masyarakat yang lebih baik," ujarnya.

Umsa, yang memiliki visi menjadi universitas unggul dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni (Ipteks) berlandaskan nilai-nilai Islam, berupaya mewujudkan cita-cita tersebut melalui kurikulum yang relevan, dosen yang kompeten, dan riset yang bermutu. Ramadansyah menambahkan bahwa tujuan mereka tidak hanya mencetak lulusan yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang kokoh, berdaya saing, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Acara pengukuhan mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026 menjadi momen yang bersejarah bagi Umsa dan Kota Sampit. Sebanyak 311 mahasiswa baru resmi diterima untuk melanjutkan pendidikan mereka di universitas ini. Tema Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun ini adalah “Dari Umsa untuk Bangsa: Generasi Unggul, Berdaya Saing, dan Berdampak Nyata,” yang sekaligus menjadi pesan moral dan janji dari universitas kepada para mahasiswa.

Ramadansyah mengungkapkan bahwa kuliah perdana bagi mahasiswa baru merupakan langkah awal dari perjalanan panjang yang akan menentukan masa depan mereka. "Bagi mahasiswa baru, inilah awal dari sebuah perjalanan yang akan mengubah hidup mereka. Bagi orang tua, ini adalah wujud dari doa dan harapan yang tidak pernah putus bagi putra-putri tercinta. Bagi Universitas Muhammadiyah Sampit, para mahasiswa ini adalah amanah besar untuk mendidik dan menempa mereka menjadi generasi penerus bangsa," ujarnya.

Universitas Muhammadiyah Sampit, yang berlokasi di Kotawaringin Timur, terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan tinggi di daerah tersebut. Selain penguatan kurikulum, Umsa juga fokus pada pengembangan riset yang bermanfaat bagi masyarakat. Ramadansyah menekankan bahwa Umsa berusaha melahirkan lulusan yang siap bersaing tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga di tingkat nasional dan internasional, sembari tetap menjaga akar budaya dan nilai-nilai Islam yang dijunjung tinggi.

"Universitas Muhammadiyah Sampit ingin melahirkan insan-insan yang siap bersaing di panggung dunia, tetapi tetap berpijak pada akar budaya dan nilai-nilai Islam yang kita junjung tinggi. Dengan semangat ini, kami bertekad untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Kotawaringin Timur," tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ramadansyah juga mengingatkan mahasiswa baru bahwa mereka tidak hanya harus mengejar gelar, tetapi juga meraih ilmu, pengalaman, sahabat, dan nilai-nilai kehidupan yang akan menempa mereka menjadi pemimpin masa depan. "Kesuksesan bukan hanya milik mereka yang pintar semata, tetapi juga milik mereka yang tekun, disiplin, rendah hati, dan tidak pernah menyerah. Jadilah mahasiswa yang berani bermimpi besar, namun tetap membumi, percaya diri, namun tetap berakhlak," pesan Ramadansyah kepada para mahasiswa baru.

Pesan ini merupakan dorongan agar mahasiswa tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga mengembangkan karakter dan soft skills yang akan menjadi bekal utama untuk menghadapi tantangan masa depan. Dengan kualitas pendidikan yang disiapkan di Umsa, diharapkan mahasiswa dapat menjadi generasi unggul yang mampu bersaing di dunia global.

Selain pendidikan akademik, Umsa juga menekankan pentingnya pembentukan karakter dan akhlak yang baik. Hal ini terlihat pada kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), yang mengajarkan mahasiswa tentang nilai-nilai kehidupan kampus yang saling menghormati, bekerja sama, serta berorientasi pada kepentingan bersama.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kotawaringin Timur, yang hadir dalam acara tersebut, menyatakan bahwa program yang digelar oleh Umsa ini sangat bermanfaat bagi pengembangan SDM di Kotawaringin Timur. "Kami sangat mendukung kegiatan yang dilakukan oleh Umsa. Tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga dari sisi pembentukan karakter mahasiswa yang sangat dibutuhkan dalam pembangunan daerah," ujar pejabat tersebut.

Ramadansyah juga mengucapkan terima kasih kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan anak-anak mereka kepada Universitas Muhammadiyah Sampit. Ia menyadari bahwa keberhasilan mahasiswa tidak hanya ditentukan oleh kampus, tetapi juga oleh dukungan orang tua dan masyarakat sekitar.

"Mari kita bersama-sama melangkah dengan tekad yang sama, yaitu menjadikan Umsa bukan hanya sebagai kampus pencetak sarjana atau ahli madya, tetapi sebagai tempat lahirnya generasi unggul yang berdaya saing tinggi, berkarakter, dan berdampak nyata bagi masyarakat Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, dan bangsa Indonesia," ungkap Ramadansyah.

Sidang Senat Terbuka dan pengukuhan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Sampit menandai langkah penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan SDM di Kotawaringin Timur. Dengan komitmen untuk mencetak lulusan yang berdaya saing, berbudi pekerti luhur, dan siap menghadapi tantangan global, Umsa berharap dapat berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah. Melalui pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, serta penguatan karakter dan akhlak, Umsa siap menjadi universitas yang memberikan dampak positif bagi Kotawaringin Timur dan Indonesia.

Sumber: kalteng.antaranews.com