Konten dari Pengguna

UNJA dan PT. WKS Teken MoU, Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Industri HTI

Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Foto: Istimewa

Mendalo, 10 September 2025 – Universitas Jambi (UNJA) secara resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT. Wirakarya Sakti (WKS) di Ruang Rapat Rektorat, Gedung UNIFAC Lt. 7, UNJA Mendalo. Penandatanganan ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus meningkatkan sinergi antara dunia akademik dan industri, terutama di sektor Hutan Tanaman Industri (HTI).

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, di antaranya Rektor UNJA, Helmi, Wakil Rektor Bidang Akademik UNJA, Prof. Dr. Hafrida, S.H., M.H., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNJA, Prof. Dr. Fauzi Syam, S.H., M.H., APP Academy Sinarmas HQ, Dr. Budi Tjahjono, serta Kepala Humas PT. WKS, Taufik Qurochman. Selain itu, Dekan dan Wakil Dekan Fakultas di lingkungan UNJA juga turut hadir dalam acara yang menandai babak baru dalam hubungan kemitraan kedua institusi tersebut.

Rektor UNJA, Helmi, menyampaikan harapannya agar kerja sama yang terjalin tidak hanya sebatas formalitas, tetapi benar-benar memberikan manfaat yang nyata. “Kerjasama ini terkait dengan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Semoga dengan kerjasama yang kita tanda tangani ini bisa terus mengikat dan memperkuat hubungan kemitraan antara UNJA dengan PT. WKS. Sesuai dengan amanah Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, platform kementerian saat ini adalah Kampus Berdampak. Jadi memang mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan diharapkan memberi dampak langsung kepada masyarakat. Saya kira ini selaras dengan substansi kerja sama antara PT WKS dan UNJA,” ungkap Helmi dalam sambutannya.

Sebagai bagian dari komitmen yang lebih luas, Rektor UNJA menekankan pentingnya relevansi antara kurikulum yang diajarkan di universitas dan kebutuhan industri. Melalui kerja sama ini, UNJA berkomitmen untuk terus menghasilkan lulusan yang siap kerja dan memiliki keterampilan yang dibutuhkan oleh industri, khususnya sektor HTI.

Foto: Istimewa

Dr. Budi Tjahjono, yang mewakili APP Academy Sinarmas HQ, juga menyampaikan harapan besar terkait kerja sama ini. “Kerja sama ini, InsyaAllah, akan terus berlanjut. Kita akan mengembangkan kurikulum program studi HTI atau silvikultur HTI yang lebih spesifik link and match dengan kebutuhan nyata di lapangan. Harapannya, rekrutmen tenaga kerja juga dapat diprioritaskan dari UNJA,” ujarnya.

Dr. Tjahjono juga berharap agar kerja sama ini tidak hanya berfokus pada pendidikan, tetapi juga dapat berkembang ke bidang penelitian, yang tentunya akan mendukung pengembangan sektor HTI di Indonesia. Menurutnya, pengembangan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan industri menjadi langkah penting agar lulusan UNJA dapat memiliki keterampilan yang relevan dan siap bersaing di dunia kerja.

Penandatanganan MoU ini memperkuat komitmen kedua belah pihak dalam menjalin kemitraan yang berkelanjutan dan memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat. Taufik Qurochman, Kepala Humas PT. WKS, dalam sambutannya juga menekankan pentingnya kolaborasi antara dunia akademik dan industri. “Kami berharap melalui kemitraan ini, PT. WKS dan UNJA dapat terus memperkuat hubungan yang ada, bukan hanya dalam bidang pendidikan, tetapi juga dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Ini adalah kesempatan untuk mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri,” ujar Qurochman.

Kerja sama ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat langsung kepada mahasiswa UNJA, terutama dalam membuka peluang rekrutmen tenaga kerja dari kalangan lulusan universitas. PT. WKS, yang merupakan salah satu perusahaan terkemuka di sektor HTI, siap untuk menjalin hubungan yang lebih erat dengan UNJA untuk mendukung pengembangan kurikulum dan pelatihan yang sesuai dengan tuntutan industri.

Dengan adanya MoU ini, Universitas Jambi semakin memperkuat posisinya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian di bidang HTI. Prof. Dr. Hafrida, S.H., M.H., Wakil Rektor Bidang Akademik UNJA, menjelaskan bahwa pengembangan kurikulum berbasis industri menjadi salah satu fokus utama dalam peningkatan kualitas pendidikan di universitas. “Kolaborasi dengan PT. WKS adalah bagian dari upaya UNJA untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan yang relevan dengan perkembangan industri. Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat lebih memfokuskan kurikulum dan penelitian yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi dunia industri, khususnya di sektor HTI,” katanya.

Fokus lainnya adalah penguatan bidang pengabdian kepada masyarakat, di mana UNJA berperan dalam memberikan kontribusi positif melalui berbagai program pengembangan yang melibatkan mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan.

Foto: Istimewa

Kolaborasi ini bukan hanya memberikan keuntungan bagi sektor industri, tetapi juga bagi mahasiswa UNJA. Dengan adanya pengembangan kurikulum yang lebih relevan dengan kebutuhan dunia industri, mahasiswa diharapkan dapat lebih siap dan kompeten untuk memasuki pasar kerja setelah lulus. Prof. Dr. Fauzi Syam, S.H., M.H., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNJA, menekankan pentingnya kesesuaian antara kurikulum dan kebutuhan industri dalam menghadapi tantangan global. “Kami berkomitmen untuk memberikan pendidikan yang tidak hanya berbasis teori, tetapi juga aplikasi langsung yang dapat dirasakan manfaatnya oleh mahasiswa dan masyarakat,” ujarnya.

Dengan penandatanganan MoU ini, diharapkan dapat terjadi peningkatan sinergi yang lebih erat antara UNJA dan PT. WKS. Kedua institusi berkomitmen untuk melanjutkan kolaborasi ini dalam jangka panjang, dengan harapan dapat memberikan dampak yang lebih luas dalam pengembangan sektor HTI di Indonesia. Program pendidikan yang semakin relevan dengan industri, kesempatan rekrutmen bagi lulusan UNJA, serta penelitian yang mendukung perkembangan industri diharapkan dapat terwujud secara berkelanjutan.

Penandatanganan MoU antara Universitas Jambi (UNJA) dan PT. Wirakarya Sakti (WKS) menjadi tonggak penting dalam penguatan hubungan antara dunia akademik dan industri. Kolaborasi ini tidak hanya mencakup pengembangan kurikulum, tetapi juga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang akan memberikan dampak langsung kepada mahasiswa dan industri. Diharapkan bahwa kerja sama ini akan menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga keterampilan praktis yang siap menghadapi tuntutan industri, khususnya dalam sektor HTI.

Sumber: unja.ac.id