Kumparan Logo

Alasan Konten dan Platform Digital Jadi Strategi Pemasaran Efektif bagi UMKM

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi membuat konten TikTok sebagai salah satu strategi marketing. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi membuat konten TikTok sebagai salah satu strategi marketing. Foto: Shutterstock

Masifnya penggunaan platform digital dapat menjadi sarana efektif untuk menjalankan strategi marketing, terutama bagi UMKM. Dengan modal yang lebih rendah, kegiatan pemasaran lewat medsos dan platform digital dapat menjangkau konsumen yang lebih luas.

Dilansir Forbes, sebanyak 70 persen UMKM bahkan mendapatkan return of investment (ROI) yang lebih cepat saat menjalankan strategi marketing lewat platform digital. Seiring dengan berkembangnya fitur-fitur di berbagai platform online, bukan tidak mungkin UMKM dapat berkembang dan tumbuh melalui konten.

Agar lebih interaktif, para pelaku UMKM bisa mengaplikasikan shoppertainment. Konsep ini mengutamakan hiburan dan edukasi yang dikemas dalam bentuk konten video singkat ataupun live streaming, sehingga bisa menciptakan pengalaman dan mendorong semangat belanja secara imersif atau menyeluruh.

Pendekatan ini akan menciptakan cara yang menarik bagi brand, termasuk UMKM, untuk mengubah interaksi mereka dengan konsumen melalui format "video-first, sound-on". Sehingga, konsumen tidak merasa 'dipaksa' untuk membeli suatu produk.

Dalam menjalankan shoppertainment, UMKM perlu menyusun konten yang relatable dengan konsumen. Misal, preview produk yang sedang diproduksi, pengalaman, dan testimoni yang disampaikan oleh pelanggan.

Dengan fitur dan tools editing yang lengkap dan tersedia di TikTok, pelaku UMKM pun dapat dengan mudah menciptakan konten yang kreatif, sekaligus mengikuti tren yang sedang populer di TikTok. Bahkan, mereka dapat berkolaborasi dengan kreator konten untuk memperlihatkan keunggulan brand, produk, atau keseruan di balik layar yang dapat mendekatkan konsumen dengan brand.

TikTok dan Strategi Marketing

Kemudahan yang dirasakan pelaku UMKM untuk mulai mengembangkan bisnisnya di TikTok telah diamini oleh sejumlah pelaku bisnis lokal, salah satunya Regina dari Oktaviana Tas Grosir. Menurut Regina, TikTok dapat menjadi pasar terbaik bagi usaha kecil untuk mengembangkan bisnis. Dirinya pun bersyukur akan peluang berbisnis melalui TikTok.

"TikTok merupakan pasar terbaik untuk usaha kecil seperti kami. Saya sangat bersyukur dan senang berkat peluang pertumbuhan serta banyaknya jumlah pesanan yang datang dari TikTok setiap harinya. Hal ini memungkinkan kami untuk membuka tiga gudang tambahan serta menambah tim support guna mendukung kegiatan operasional kami," jelasnya.

Menurut Regina, TikTok dapat menjadi pasar terbaik bagi usaha kecil untuk mengembangkan bisnis. Foto: dok. TikTok Indonesia

Selain Oktaviana Tas Grosir, Arbert sebagai pemilik dari brand lokal Bio Herbal pun merasakan hal yang sama. Arbert pertama kali mengenal TikTok sejak mengikuti program pelatihan #MajuBarengTikTok di tahun 2021 yang membantunya untuk menggunakan platform TikTok dalam mengembangkan bisnisnya. Ilmu dan tips yang ia dapatkan memudahkan dirinya untuk menciptakan konten kreatif, termasuk dengan berkolaborasi dengan kreator.

“Berbagai tips yang diberikan dari program ini membantu saya memanfaatkan fitur-fitur TikTok, yang akhirnya memudahkan saya sebagai brand UMKM dalam menampilkan image produk di suatu platform digital. Berkat TikTok, tim saya berawal hanya dari 10 orang, sekarang sudah mencapai 40 orang. Saya pun berkesempatan membuat dua brand baru," ujar Arbert, pemilik Bio Herbal, salah satu pelaku UMKM di TikTok yang berhasil mengalami peningkatan bisnis hingga 70 persen sejak pertama bergabung di TikTok tahun 2021.

Laporan Social Trends Survey tahun 2022 menemukan, 24 persen pebisnis menganggap TikTok sebagai platform digital yang efektif untuk mencapai tujuan bisnis. Jumlah penjualan bahkan meningkat hingga 700 persen.

Tak hanya itu, TikTok juga dinilai mampu meningkatkan brand awareness, membangun komunitas antar-konsumen dengan kebutuhan yang sama, menyediakan layanan pelanggan secara virtual, hingga mudah mendapatkan respons dari konsumen terkait strategi pemasaran.

Ya, pada hakikatnya, konten-konten yang kreatif dan autentik dapat menjembatani kesenjangan antara bisnis dengan konsumen. Berdasarkan laporan TikTok, sebanyak 43 persen pengguna tertarik untuk mencoba sesuatu setelah melihatnya di TikTok.

Konten yang Disukai Pengguna TikTok

Dalam sebuah studi yang dilakukan sebuah lembaga riset dan analisis, Flamigo, 61 persen pengguna TikTok lebih menyukai brand-brand yang beradaptasi dengan tren terbaru. Misalnya, hashtag, challenge, maupun lagu yang sedang populer.

Beberapa kategori brand pun telah menjalankan strategi ini dan mengalami pertumbuhan yang signifikan secara year on year (yoy). Mulai dari kategori pendidikan yang tumbuh 148 persen, game yang tumbuh 193 persen, serta travel yang tumbuh 545 persen.

Riset menunjukkan pengguna TikTok lebih menyukai brand-brand yang beradaptasi dengan tren terbaru. Foto: Shutterstock

Selain itu, tagar seperti #TikTokMadeMeBuyIt juga telah dilihat 12,8 miliar kali di seluruh dunia pada Mei tahun ini. Semakin banyak tagar tersebut dilihat, semakin tinggi pula peluang UMKM untuk menjalankan strategi marketing miliknya.

Terkait hal ini, para pelaku UMKM perlu mengidentifikasi tren-tren baru yang muncul di TikTok. Tujuannya, membuka jalan bagi brand menjangkau audiens baru.

Tak hanya itu, UMKM juga dapat menjangkau komunitas belanja online secara kreatif lewat TikTok. Sehingga, konsumen dapat menemukan produk mereka lewat platform digital, terlibat dan membeli, hingga sukarela membuat ulasan organik terkait produk UMKM melalui sebuah video TikTok.

Guna memfasilitasi para pelaku UMKM mempelajari lebih banyak cara tentang membangun bisnis, Tiktok menyelenggarakan program Follow Me. Lewat program ini, para pelaku UMKM bisa mendapatkan tips, wawasan, serta mendengarkan pengalaman dari sesama pelaku UMKM yang telah berhasil mengembangkan bisnisnya di platform TikTok.

Bersama Follow Me, bisnis apapun dapat mengintegrasikan beragam format kreatif yang tersedia di TikTok ke dalam strategi pemasaran mereka untuk berinteraksi, terhubung, serta terlibat dengan basis audiens yang masif di TikTok. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Follow Me, silakan kunjungi tautan https://www.tiktok.com/business/id/followme.

Artikel ini merupakan bentuk kerja sama dengan TikTok