Bank Sentral Jepang Tahan Suku Bunga Jadi 1,25 Persen, Proyeksi Inflasi Dinaikkan

Bank Sentral Jepang (BoJ) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuannya pada Jumat (30/10). Meski demikian, BoJ menaikkan proyeksi inflasi dan kembali menegaskan kesiapannya untuk terus menaikkan biaya pinjaman guna mengantisipasi risiko inflasi yang semakin meningkat.
Dikutip dari Reuters, dalam pertemuan selama dua hari yaitu Kamis dan Jumat 29-30 Oktober 2026, bank sentral memutuskan mempertahankan target suku bunga kebijakan jangka pendek di level 1,25 persen melalui keputusan dengan suara 8-1.
Anggota Dewan BoJ Hajime Takata tidak sependapat dengan keputusan tersebut dan mengusulkan kenaikan suku bunga menjadi 1,5 persen.
Gubernur BoJ Kazuo Ueda akan menggelar konferensi pers pada pukul 15.30 waktu setempat (06.30 GMT) untuk menjelaskan keputusan kebijakan tersebut.
