Kumparan Logo

Harga CPO, Batu Bara, Nikel, dan Timah Kompak Melemah

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Brondolan sawit yang jatuh dari tandannya. Warnanya merah, menandakan telah matang dan mengandung banyak minyak.  Foto: Faiz Zulfikar/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Brondolan sawit yang jatuh dari tandannya. Warnanya merah, menandakan telah matang dan mengandung banyak minyak. Foto: Faiz Zulfikar/kumparan

Harga beberapa komoditas alam kompak bergerak melemah pada Kamis (5/11). Dikutip dari tradingeconomics pada Kamis (5/11), harga CPO ditutup pada MYR 4.496 per ton atau melemah 1,21 persen. Tradingeconomics menyebut harga CPO tetap tertekan, diperdagangkan sekitar MYR 4.500 per ton dan menyentuh level terendah dalam lebih dari satu bulan.

Adapun sentimen yang mempengaruhi pelemahan tersebut di antaranya adalah kerugian di pasar minyak nabati Dalian dan Chicago serta kekhawatiran atas pasokan yang melimpah. Saat ini, stok CPO mencapai rekor tertinggi pada bulan September dan diperkirakan akan mencapai lebih dari 3 juta ton pada akhir tahun di tengah puncak produksi musiman.

Sejumlah kapal tongkang pengangkut batu bara melintas di Sungai Mahakam, Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (18/12/2025). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO

Sementara untuk batu bara, harganya melemah 1,51 persen ke USD 147,25 per ton. Dengan harga itu, tradingeconomic menilai angka itu masih mendekati level tertinggi dalam tiga tahun karena harga LNG yang tinggi, yang dipicu oleh gangguan pasokan terkait konflik di Timur Tengah, terus mendorong pergeseran ke arah pembangkit listrik tenaga batu bara.

Bergeser ke Nikel, harganya juga terpantau melemah. Dikutip dari London Metal Exchange (LME) harga nikel ada pada USD 15.347 per ton. Angka tersebut melemah 1,34 persen dibanding hari sebelumnya.

Sementara untuk timah, harganya juga terpantau melemah. Dikutip dari LME, harga timah berada pada angka USD 47.435 per ton atau melemah 4,48 persen dibanding hari sebelumnya.

instagram embed