Kumparan Logo

Harga Komoditas: Minyak Mentah Merosot 1,5 Persen, Timah Naik 1 Persen

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi minyak mentah. Foto: Anan Kaewkhammul/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi minyak mentah. Foto: Anan Kaewkhammul/Shutterstock

Harga minyak mentah turun pada penutupan perdagangan Senin (26/10), ketika pejabat senior dari beberapa negara terbang ke Teheran, Iran dalam upaya untuk menghidupkan kembali pembicaraan yang bertujuan mencegah eskalasi yang lebih luas di Timur Tengah.

Dikutip dari Bloomberg, Selasa (27/10), minyak Brent untuk kontrak Desember turun 0,8 persen menjadi USD 115,81 per barel di New York. WTI untuk pengiriman Desember turun 1,5 persen menjadi USD 101,76 per barel.

Batu Bara

Ilustrasi kapal tongkang membawa batu bara di sungai Mahakam. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Sedangkan harga batu bara menurun pada penutupan perdagangan Senin. Harga batu bara ICE Newcastle untuk kontrak November 2026 berdasarkan situs Barchart turun 0,9 persen menjadi USD 153,60 per ton.

CPO

Harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) juga melemah pada perdagangan Senin. Berdasarkan situs tradingeconomics.com, harga CPO turun 0,6 persen menjadi MYR 4.789 per ton.

Nikel

Ilustrasi ore nikel. Foto: Potapov Alexander/Shutterstock

Adapun harga nikel terpantau mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Senin. Berdasarkan London Metal Exchange (LME), harga nikel melemah 1,81 persen menjadi USD 15.561 per ton.

Timah

Sementara itu, harga timah terpantau mengalami kenaikan pada penutupan perdagangan Senin. Berdasarkan London Metal Exchange (LME), harga timah menguat 0,99 persen dan menetap di USD 51.017 per ton.