Kumparan Logo

Harga Minyak Brent Naik Hampir 4% USD 98,29 per Barel, Timah Anjlok 3,23%

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pengeboran minyak. Foto: Pavel Mikheyev/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pengeboran minyak. Foto: Pavel Mikheyev/REUTERS

Harga minyak mentah menguat pada penutupan perdagangan Kamis (5/11) waktu AS, setelah perdagangan yang bergejolak, karena investor menimbang prospek untuk mengakhiri perang selama berbulan-bulan di Timur Tengah.

Dikutip dari Bloomberg, WTI untuk pengiriman Desember naik 2,7 persen untuk menetap di USD 90,52 per barel. Sementara Brent untuk penyelesaian Januari naik 3,9 persen menjadi USD 98,29 per barel.

Batu Bara

Sedangkan harga batu bara menurun pada penutupan perdagangan Kamis. Harga batu bara ICE Newcastle untuk kontrak November 2026 berdasarkan situs Barchart turun 0,52 persen menjadi USD 144,45 per ton.

CPO

Harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) anjlok pada perdagangan Kamis. Berdasarkan situs tradingeconomics.com, harga CPO turun 2,65 persen menjadi MYR 4.377 per ton.

Nikel

Adapun harga nikel terpantau mengalami kenaikan pada penutupan perdagangan Kamis. Berdasarkan London Metal Exchange (LME), harga nikel melesat 3,44 persen menjadi USD 16.322 per ton.

Timah

Sementara itu, harga timah terpantau mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Kamis. Berdasarkan London Metal Exchange (LME), harga timah anjlok 3,23 persen dan menetap di USD 45.479 per ton.

instagram embed