Harga Tapioka Mahal di Tengah Rencana Ekspor Singkong, Begini Penjelasan Mentan Amran

Menteri Pertanian, Andi Amran, Sulaiman menanggapi keluhan masyarakat mengenai lonjakan harga tepung tapioka di dalam negeri, di tengah rencana pemerintah memfasilitasi ekspor singkong ke luar negeri pada pekan depan.
Amran menilai rencana ekspor tersebut menjadi indikator bahwa produksi singkong nasional saat ini mengalami surplus.
Menurutnya, pelaku usaha memilih menjual ke luar negeri karena potensi harga yang lebih menguntungkan.
"Produksi singkong kita melimpah, sehingga ekspor dilakukan karena ada kelebihan pasokan. Pelaku usaha tertarik ekspor karena harga di negara tujuan cenderung lebih bagus," ujar Amran di kediamannya, Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis, (29/10).
Sorotan terhadap tingginya harga tepung tapioka sebelumnya ramai dibicarakan di media sosial, salah satunya unggahan TikTok yang ditonton lebih dari 500 ribu kali.
Unggahan tersebut mengeluhkan kenaikan harga tapioka yang melonjak hingga Rp 8.000 per kilogram dalam setahun terakhir.
Mengenai fasilitasi ekspor singkong, Amran menyampaikan bahwa pelepasan komoditas tersebut dijadwalkan berlangsung pekan depan. Namun, ia masih merahasiakan negara tujuan ekspor tersebut.
"Rencana ekspor singkong dilaksanakan minggu depan. Dahulu kita impor, sekarang kita fasilitasi ekspor. Untuk negara tujuannya nanti akan kami sampaikan," tutur Amran.
