Kumparan Logo

Usai Badai MSCI, IHSG Menguat 4,90% dalam Sepekan: Asing Net Sell Rp 1,28 T

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pengunjung memantau layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (20/10/2026). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Pengunjung memantau layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (20/10/2026). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan peningkatan sebagian besar sahamnya sepanjang perdagangan 19-23 Oktober 2026.

Pada periode tersebut, IHSG naik 4,90 persen ke level 5.439,258, dari posisi 5.185,105 pada pekan sebelumnya.

Sejalan dengan penguatan IHSG, sejumlah indikator perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) juga meningkat.

Berdasarkan data BEI, kenaikan tertinggi terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian yang tumbuh 25,42 persen menjadi Rp 20,34 triliun, dari Rp 16,22 triliun pada pekan sebelumnya.

Rata-rata frekuensi transaksi harian turut naik 13,80 persen menjadi 1,95 juta kali transaksi, dibandingkan 1,72 juta kali transaksi pada pekan sebelumnya.

Kapitalisasi pasar BEI juga meningkat 4,66 persen menjadi Rp 9.583 triliun, dari Rp 9.157 triliun pada pekan sebelumnya.

Sementara itu, rata-rata volume transaksi harian tercatat sebesar 39,96 miliar saham, turun 9,39 persen dibandingkan pekan sebelumnya yang mencapai 44,10 miliar saham.

Dari sisi transaksi investor asing, pada Jumat (23/10), tercatat nilai jual bersih (net sell) sebesar Rp 1,28 triliun. Secara kumulatif sepanjang 2026 hingga periode pelaporan, investor asing membukukan nilai jual bersih sebesar Rp 94,87 triliun.

“Perkembangan perdagangan tersebut menjadi bagian dari dinamika pasar saham Indonesia pada pekan ini, di tengah penyesuaian kebijakan pasar modal dan berbagai inisiatif BEI untuk mendukung pengembangan pasar keuangan yang transparan, inklusif, dan berkelanjutan,” kata Sekretaris BEI, Elsierra Putri Yosita dalam keterangan resminya.