Kumparan Logo

Kapitalisasi Indeks Saham RI di MSCI Anjlok 55 Persen Sejak Awal 2026

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: Shutterstock

Kapitalisasi pasar Indeks MSCI Indonesia turun 55 persen sejak awal 2026 menjadi USD 53,36 miliar per 30 September 2026. Padahal, pada akhir Desember 2025, kapitalisasi indeks masih tercatat sebesar USD 119,14 miliar.

Berdasarkan dokumen konsultasi klasifikasi pasar yang diterbitkan MSCI pada 15 Oktober 2026, jumlah saham konstituen dalam MSCI Indonesia Index juga berkurang dari 18 saham menjadi 9 saham pada periode yang sama.

Bobot Indonesia dalam MSCI Emerging Markets Index turut menyusut dari 1,16 persen pada akhir Desember 2025 menjadi 0,43 persen pada akhir September 2026.

MSCI menyebut masih ada kekhawatiran pelaku pasar terhadap transparansi struktur kepemilikan saham, dugaan perdagangan terkoordinasi, serta belum terlihatnya penegakan aturan yang dinilai memadai dan konsisten di pasar saham Indonesia.

Meski otoritas Indonesia telah mengumumkan sejumlah reformasi, MSCI menilai kemajuan penerapannya belum terlihat secara konsisten di seluruh pasar saham.

Reformasi tersebut mencakup peningkatan keterbukaan informasi pemegang saham dengan kepemilikan di atas 1 persen, pelaporan konsentrasi kepemilikan saham tinggi atau High Shareholding Concentration (HSC), serta peta jalan persyaratan minimum free float sebesar 15 persen.

Atas pertimbangan itu, MSCI membuka konsultasi mengenai usulan perubahan klasifikasi indeks saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market. Konsultasi berlangsung hingga 30 April 2027, dengan keputusan final dijadwalkan diumumkan paling lambat 30 Juni 2027.

Selama proses konsultasi, MSCI juga mempertahankan pembekuan sejumlah perubahan indeks untuk saham Indonesia hingga pemberitahuan lebih lanjut.