Mendag Zulhas Bicara Wirausaha Umat dan Kemajuan saat Hadiri Muktamar ke-23 IPM

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan atau Zulhas membuka Festival Muktamar Ke-XXIII Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), di Asrama Haji Embarkasi Medan, Medan Johor, Kota Medan. Acara tersebut berlangsung dari 18 Agustus sampai 20 Agustus 2023.
Zulhas ditemani oleh Ketua Pimpinan Muhammadiyah Wilayah Sumatera Utara, Hasyimsah Nasution, Bupati Langkat Syah Afandin, dan Anggota DPR RI Saleh Daulay. Zulhas disambut oleh Sekjen PP IPM Hilal Faturrahman dan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dzulfikar Tawalla.
Sebelum acara dimulai, Zulhas mampir ke berbagai booth di festival muktamar, termasuk yang diisi oleh UMKM siswa anggota IPM, dan UMKM masyarakat di sekitar kita Medan. Zulhas mengapresiasi langkah itu bisa melatih jiwa kewirausahaan pelajar-pelajar anggota IPM.
"Mengenai kewirausahaan, IPM di sini sudah buka stand-stand, buka warung, buka makanan, jual batik, karena dulu Islam itu dia ulama tapi juga saudagar, dia ulama tapi juga saintis, ulama tapi juga politisi andal," ungkap Zulhas.
Zulhas juga melihat ada penjual yang masih berusia belasan tahun. Ia lalu nostalgia ketika sudah mulai berjualan sejak usia 6 tahun.
"Tadi di situ, ada anak kita usianya baru belasan tahun, tapi sudah jualan, sederhana jualannya, gorengan sukun," ujar Zulhas.
"Saya dulu usia 6 tahun sudah berdagang, jadi sekarang jadi Menteri Perdagangan tidak tiba-tiba," tambahnya.
Zulhas membeli suvenir, pin, tas tangan, pulpen, dengan nominal belanja di masing-masing toko hingga Rp 400 ribu. Barang tersebut dibagikan kepada peserta festival. Zulhas juga memborong makanan dan minuman di booth UMKM, kemudian membagikannya kepada pengunjung.
Zulhas mengapresiasi langkah IPM menyangkut ekonomi umat. Ia berharap akan ada kolaborasi program pengembangan UMKM yang bisa dilakukan oleh IPM dengan Kemendag, seperti program buka warung yang telah dilaksanakan sebelumnya di Sumbawa.
Bicara soal kemajuan, Zulhas mengatakan bahwa Muhammadiyah layak dijadikan panutan untuk kemajuan dan persatuan bangsa
"Indonesia kalau mau maju ikut aja Muhammadiyah, kalau mau bersatu, tiru saja persatuan Muhammadiyah. Apa pun yang Muhammadiyah kelola, baik sekolah, rumah sakit, insyaallah maju," tutur Zulhas.
