Mengenang Legacy & Value Kartini Muljadi melalui Yayasan Tempo Scan Kasih Mulia

Legacy (peninggalan) seseorang tidak hanya terbatas pada harta benda tetapi juga jejak, pencapaian, serta nilai-nilai yang selalu diingat tidak hanya oleh keluarga tetapi juga orang terdekat, stakeholder perusahaan serta masyarakat luas.
Setelah berpulang, di tahun 2025 lalu, legacy dan value Kartini Muljadi, pebisnis dan tokoh hukum nasional, diabadikan dalam sebuah yayasan.
Kartini Muljadi menorehkan sejarah panjang sebagai pebisnis nasional dengan mendirikan dan membesarkan Tempo Scan Group, perusahaan yang memproduksi dan mendistribusikan produk farmasi, nutrisi, kosmetika dan lainnya.
Selain sebagai pengusaha, tangan dinginnya juga terkenal di bidang hukum. Ia memiliki sepak terjang di bidang hukum sebagai hakim, notaris, dan pengacara khusus korporasi dengan firma hukumnya Kartini Muljadi & Rekan.
Di tahun 1997-1998, ia juga merancang Master Settlement Agreement dan Master Refinancing Agreement sehingga dianugerahi Capital Market Lifetime Achievement Award di tahun 2004 oleh pemerintah. Di bidang pendidikan, Kartini juga pernah menjadi Ketua Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia periode 2004โ2007.
Sepanjang hidup, Kartini Muljadi menanamkan lima nilai inti perusahaan Tempo Scan Group yaitu: kejujuran, kesetaraan, kerja keras, tanggung jawab, dan kebermanfaatan bagi masyarakat.
Inisiatif dan keinginan untuk terus menghidupkan nilai inti perusahaan juga menginisiasi Executive Chairman dan Co-Founder Tempo Scan Group, Handojo S Muljadi membentuk Yayasan Tempo Scan Kasih Mulia (TSKM). Yayasan TSKM didirikan bertepatan dengan satu tahun berpulangnya Kartini Muljadi pada Oktober 2025 lalu.
"Yayasan TSKM menjadi salah satu cara mengenang teladan, daya juang, inspirasi, serta kontribusi nyata Kartini Muljadi. Yayasan ini juga memperkuat komitmen kebermanfaatan sosial bagi masyarakat Indonesia,โ sebut Penasehat Yayasan TSKM, Andi Mallarangeng, dalam konferensi pers di kantor Tempo Scan Group, Jakarta Selatan, Kamis (15/10).
Presiden Direktur PT Tempo Scan Pacific, Tbk yang juga Wakil Ketua Yayasan TSKM, I Made Dharma Wijaya menyebutkan pembentukan Yayasan TSKM menjadi babak baru program sosial dan kemanuasian perusahaan (CSR) yang telah konsisten dilakukan perusahaan selama lebih dari dua dekade. Melalui Yayasan TSKM, program CSR perusahaan akan dilakukan secara lebih terencana, terstruktur, dan berkelanjutan.
"Yayasan TSKM mewujudkan tiga program pilar yaitu: harapan penyembuhan bagi pasien kanker, kesetaraan peluang bagi penyandang disabilitas, pemberdayaan, dan digitalisasi UMKM," jelas Made.
Lebih lanjut Made mengatakan, harapan penyembuhan bagi penyakit kanker adalah program bantuan pengobatan bagi pasien kanker untuk kelompok ekonomi menengah bawah berupa obat onkologi (terapi kanker) menggunakan portofolio obat dari PT Tempo CTTQ Biopharmaceutical Indonesia (TCBI).
TCBI merupakan perusahaan joint venture Tempo Scan Group dengan perusahaan Chia Tai Tianqing Pharmaceutical Group Co., Ltd (CTTQ) dari Tiongkok yang memproduksi obat kanker paru, leukimia, serta kanker payudara.
Dalam realisasinya, Yayasan TSKM juga akan bekerjasama dengan rumah sakit dan lembaga pendamping pasien untuk menentukan penerima bantuan berdasarkan kebutuhan klinis dan pertimbangan dokter.
"Program ini sifatnya melengkapi proses pengobatan yang telah dilakukan. Jadi kami ingin membantu agar siklus proses pengobatannya dijalankan sampai selesai," tambah Made.
Direktur PT Tempo Scan Pacific, Tbk, Ernes Beneldy menambahkan mengenai pilar kedua program Yayasan TSKM. Program kedua adalah program kesetaraan peluang bagi penyandang disabilitas adalah program kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas khususnya lulusan baru (fresh graduate) untuk mengembangkan keterampilan dan memperoleh pengalaman kerja profesional.
Ernes menyebutkan, program magang ini akan dilakukan di berbagai perusahaan di bawah Tempo Scan Group. Realisasi program ini, perusahaan akan menggandeng seluruh elemen perusahaan termasuk karyawan dalam menjadi mentor peserta magang.
"Program magang disabilitas akan dibagi menjadi empat tahap: pemetaan kemampuan, training kerja, on-job training, termasuk evaluasi dan rekomendasi. Dengan begitu, peserta tidak hanya mendapatkan kesempatan magang tetapi juga rekomendasi untuk berbagai peluang baru," jelas Ernes.
Program pemberdayaan dan digitalisasi UMKM bidang e-commerce, sebut Business Unit Head PT Tempo Digital Nusantara, Stuart memiliki tujuan untuk memberikan kesempatan setara bagi UMKM untuk memperkenalkan produk, memperluas jangkauan pasar, dan mengembangkan usaha dengan biaya terjangkau, melalui tempomart.com sebagai marketplace platform.
"Inisiatif ini memberikan akses pasar digital yang lebih luas dan terjangkau bagi para pedagang UMKM di berbagai wilayah Indonesia, sehingga dapat tumbuh secara mandiri dan kompetitif," tambah Stuart.
Direktur PT Tempo Scan Pacific, Tbk. dan Bendahara Umum Yayasan TSKM, Liza Prasodjo menyebutkan bahwa pendanaan awal untuk program harapan penyembuhan bagi penderita kanker yang akan dilakukan Yayasan TSKM sebesar Rp5 miliar berasal dari internal yaitu donasi pribadi para Co-Founder Tempo Scan Group, yaitu Handojo S. Muljadi dan Dian P. Tamzil.
"Ke depan, terbuka kesempatan untuk adanya partisipasi dari keluarga besar Tempo," sebut Liza.
Peringatan satu tahun berpulangnya Kartini Muljadi menjadi momentum mewujudkan nilai-nilai luhur dan inspiratif yang telah berkontribusi bagi keluarga, dunia hukum, usaha, serta pendidikan bagi masyarakat Indonesia.
"Bagi keluarga besar Tempo Scan Group, warisan terbesar Kartini Muljadi bukan hanya tentang pencapaian bisnis sepanjang hayat, melainkan nilai-nilai kebaikan yang diwariskan. Melalui Yayasan TSKM, kami berkomitmen untuk menjaga api keteladanan dan kasihnya terus menyala serta membawa manfaat nyata bagi generasi penerus bangsa," tutup Made.
