Kumparan Logo

Pemerintah dan OceanX Sepakat Tingkatkan Potensi Sektor Kelautan Indonesia

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menko Marves Ad Interim Erick Thohir dan Menteri Industri dan Ilmu Pengetahuan Australia Ed Husic melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman industri kendaraan listrik. Foto: Kemenko Marves
zoom-in-whitePerbesar
Menko Marves Ad Interim Erick Thohir dan Menteri Industri dan Ilmu Pengetahuan Australia Ed Husic melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman industri kendaraan listrik. Foto: Kemenko Marves

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Ad Interim, Erick Thohir, mengungkapkan pemerintah Indonesia resmi melakukan kerja sama dengan OceanX mulai tahun depan.

Hal tersebut disampaikan Erick saat menyambut delegasi dalam acara Indonesia Night di OceanXplorer Research Vessel, Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), Kamis (30/11).

Erick menyampaikan, kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan potensi kelautan di Indonesia. Menurutnya, OceanX merupakan inisiatif eksplorasi laut yang didirikan Mark Dalio dan Ray Dalio, sekaligus salah satu pendiri Bridgewater Associates.

“Pemerintah Indonesia dan OceanX telah sepakat melakukan eksplorasi bersama pada tahun depan di Indonesia," ujar Erick melalui keterangan resmi, Jumat (1/12).

Erick menyebut, eksplorasi ini akan mencakup banyak topik seperti keanekaragaman hayati laut, karbon biru, penilaian stok ikan, pemetaan gempa, dan eksplorasi laut dalam. Dia optimistis eksplorasi ini dapat membuka potensi kelautan Indonesia.

Selain potensi kelautan, lanjut dia, kerja sama dengan OceanX juga fokus pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya laut.

Melalui kerja sama ini, Indonesia akan mengirim 15 siswa dari Azores ke Malta untuk mengikuti Program OceanX Young Explorer. Pemerintah juga akan mengadakan kuliah umum di Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI), dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Tak hanya itu, untuk memperkuat kerja sama ini, Erick juga mengajak pihak-pihak lain untuk terlibat dalam eksplorasi laut Indonesia guna mengungkap potensi laut yang belum tergali. Dalam 10 tahun terakhir, Erick menuturkan Indonesia telah mentransformasi perekonomiannya.

Lebih lanjut, Erick bilang Indonesia mempunyai strategi konkret untuk berkembang melalui industrialisasi, dekarbonisasi, interkoneksi, digitalisasi, dan distribusi ekonomi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan dan adil.

"Dengan strategi tersebut, kami yakin dapat menjadi negara berpendapatan tinggi dan salah satu dari lima perekonomian teratas di dunia pada 2045. Oleh sebab itu, kami mengundang seluruh mitra untuk menjadi bagian dari perjalanan kami mencapai visi 2045 yakni Indonesia Emas," pungkas Erick.