Kumparan Logo

Sandiaga Uno Targetkan Investasi Sektor Pariwisata Tembus USD 8 Miliar

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno dalam program talkshow Info A1 kumparan.
 Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno dalam program talkshow Info A1 kumparan. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menargetkan investasi di sektor pariwisata tembus USD 8 miliar usai kegiatan ASEAN Indo Pasifik (AIPF) dilaksanakan. Tak hanya itu, dia juga menargetkan terbukanya 4,4 juta lapangan kerja.

"Business matching ini ditargetkan akan fokus pada investasi yang berkualitas dan berkelanjutan. Harapannya di sektor pariwisata menarik USD 6 miliar hingga USD 8 miliar dalam bentuk investasi. Dengan target penciptaan lapangan kerja di 2024 sebanyak 4,4 juta lapangan kerja," kata Sandi di Media Center KTT ASEAN, Rabu (6/9).

Sandi mengaku pihaknya akan terus memantau jalannya investasi khususnya di destinasi super prioritas Indonesia. Di sisi lain sandi juga menyoroti keadaan geopolitik Myanmar.

Dia menilai, di tengah kondisi geopolitik yang kacau-balau Myanmar memiliki peluang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dunia dengan daya tarik pariwisatanya.

"Karena itu tema epicentrum ini sangat tepat. Di saat bagian dunia lain mengalami perlambatan, ASEAN justru menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang kuat dan berkelanjutan," ungkapnya.

Ilustrasi Pulau Sembilan, Labuan Bajo Foto: Shutter stock

Indonesia sendiri berhasil mengumpulkan investasi senilai USD 32 miliar atau setara dengan Rp 489 triliun melalui acara AIPF. Angka pendanaan tersebut tertinggi dibandingkan negara lain di Asia.

"Kita perkirakan dalam pertemuan tersebut dihadiri oleh cukup banyak para peserta, total proyek yang berasal dari Indonesia memang yang paling signifikan dengan total nilai di atas USD 32 miliar," kata Wamenlu Pahala Nugraha di Media Center KTT ASEAN 2023, Rabu (6/9).

Pahala melanjutkan, sebetulnya nilai investasi ini belum final. Namun ia optimistis angka investasi akan terus bertambah.

"Meskipun belum difinalkan, dalam pertemuan kali ini kita berharap bahwa pelaksanaan business matching tersebut akan bisa meningkatkan kerja sama dan juga pemahaman sebetulnya bagaimana kebutuhan investasi yang diharapkan oleh masing-masing negara," terangnya.

embed from external kumparan