Kumparan Logo

Wall Street Ditutup Bervariasi, Nasdaq Menguat Didorong Bangkitnya Saham Chip-AI

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Wall Street. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Wall Street. Foto: Shutterstock

Indeks saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street ditutup bervariasi pada perdagangan Senin (19/10). Nasdaq Composite memimpin penguatan dengan naik 1 persen didorong oleh pemulihan saham semikonduktor dan perusahaan akal imitasi (AI) setelah mengalami aksi jual besar-besaran pada pekan lalu.

Dikutip dari Reuters, Selasa (20/10), penguatan saham teknologi terjadi setelah S&P 500 dan Nasdaq mencatat penurunan mingguan terbesar sejak akhir Juni pada pekan lalu.

Kala itu terdapat kekhawatiran terhadap suku bunga tinggi yang berpotensi membatasi investasi infrastruktur AI menekan saham perusahaan semikonduktor dan operator pusat data.

Investor juga mencermati besarnya biaya pengembangan AI dan sumber pendanaannya.

Perusahaan-perusahaan yang menopang reli pasar saham AS dalam beberapa tahun terakhir menjadi sorotan karena kebutuhan investasi teknologi tersebut terus meningkat.

Direktur pelaksana dan pialang penjualan saham di Rosenblatt Securities, Michael, James menyampaikan penurunan tajam sebelumnya membuat saham semikonduktor berada dalam kondisi oversold.

“Antara penutupan Jumat dan pembukaan pasar pagi ini, tidak ada yang berubah selain tidak adanya kabar buruk selama akhir pekan. Sentimen sudah begitu negatif sehingga saham-saham mengalami tekanan jual berlebihan (oversold), membuat pemulihan harga menjadi sesuatu yang wajar,” tutur James.

James mengingatkan pergerakan pasar masih berpotensi bergejolak karena sejumlah perusahaan teknologi besar akan merilis laporan kinerja keuangan dalam beberapa hari dan pekan mendatang.

Meta dijadwalkan mengumumkan kinerja keuangannya pada Rabu (21/10), bersamaan dengan Tesla. Kemudian ada SpaceX yamg dijadwalkan menyampaikan laporan kinerjanya pada Selasa.

Saat ini, pergerakan indeks Wall Street masih ditopang oleh saham-saham berkapitalisasi besar.

Nasdaq Composite tercatat naik 290,85 poin ke level 26.430. Kemudian, S&P 500 menguat 31,29 poin atau 0,41 persen menjadi 7.690 dan Dow Jones Industrial Average turun 36,38 poin atau 0,07 persen ke level 51.966.

Ketiga indeks juga sempat menjauh dari level tertinggi harian, salah satunya seiring berkurangnya dukungan dari pasar energi ketika harga minyak berfluktuasi.

Kontrak berjangka minyak mentah AS berbalik arah dari kerugian sebelumnya dan ditutup naik 2,2 persen menjadi USD 103,66 per barel. Kenaikan terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik setelah kelompok Houthi Yaman yang bersekutu dengan Iran menyerang kamp pelatihan militer di Yaman serta kembali melancarkan serangan terhadap fasilitas energi, bandara, dan militer Arab Saudi.

Di luar sektor teknologi, ada sektor barang konsumsi nonprimer yang menguat dengan ditopang saham Amazon.com yang naik 5 persen. Penguatan terjadi setelah Morgan Stanley menetapkan perusahaan tersebut sebagai pilihan saham utamanya. Saham Tesla juga naik 3,8 persen.

Saham CoreWeave ditutup turun 0,4 persen. Pekan lalu, saham perusahaan itu anjlok lebih dari 25 persen di tengah kekhawatiran terhadap beban utangnya yang mencapai USD 50 miliar. Pada Senin (19/10), sahamnya sempat menguat setelah Goldman Sachs menaikkan rekomendasi menjadi beli dari netral.

Saham perusahaan komputasi awan sejenis bergerak lebih baik. Nebius naik 2,9 persen dan Iren menguat 2,7 persen. Saham Intel melonjak 2,4 persen setelah J.P. Morgan menaikkan rekomendasinya menjadi netral dari di bawah bobot pasar.

Lalu, saham Cleveland-Cliffs melonjak 16 persen setelah perusahaan baja tersebut membukukan laba kuartal III yang melampaui perkiraan analis.

Secara keseluruhan volume perdagangan saham di bursa AS mencapai 15,27 miliar saham, lebih rendah dibandingkan rata-rata 17,26 miliar saham dalam 20 sesi perdagangan terakhir.