James Maddison Terancam Absen Bela Tottenham Hotspur Saat Bersua Chelsea

Manajer Tottenham Hotspur Roberto De Zerbi mengonfirmasi kondisi fisik James Maddison yang belum bugar sepenuhnya menjelang laga krusial Liga Premier menghadapi Chelsea akhir pekan ini. Gelandang berusia 29 tahun tersebut diragukan tampil setelah melewatkan seluruh sesi latihan tim selama tiga hari beruntun pascamatch kontra Coventry City. Seperti dikutip dari laporan GOAL, jajaran pelatih enggan mengambil risiko besar yang berpotensi memperburuk cedera sang pemain.
Sebelumnya, Maddison tampil memukau saat mencetak gol pembuka dalam kemenangan 3-1 atas Coventry City yang menjadi start pertamanya setelah absen selama 536 hari. Kemenangan tersebut menjadi hasil positif perdana bagi Tottenham di kompetisi domestik musim ini. Namun, ketidakhadiran sang playmaker dalam sesi latihan susulan membuat De Zerbi harus berpikir keras untuk menentukan susunan pemain terbaiknya di Stamford Bridge.
Pertimbangan Risiko Cedera dan Kebugaran Pemain
De Zerbi menegaskan sikap berhati-hati dalam menangani proses pemulihan kebugaran Maddison agar tidak memicu masalah jangka panjang. Ia menilai bahwa jadwal kompetisi yang padat telah memberikan beban fisik sangat tinggi bagi para pesepak bola profesional saat ini.
“Pada tiga hari pertama, Maddison tidak berlatih bersama kami,” ungkap De Zerbi dalam sesi konferensi pers pada Jumat lalu.
“Saya tidak tahu apakah dia siap untuk pertandingan besok. Saya tidak ingin mengambil risiko karena jika Anda menganalisis periode sepak bola saat ini, Anda dapat melihat ada banyak cedera yang terjadi, bukan hanya di Tottenham,” lanjut manajer asal Italia tersebut.
Opsi Taktis dan Kembalinya Pilar Utama
Di tengah ketidakpastian kondisi Maddison, Tottenham mendapatkan sedikit angin segar dengan kembalinya beberapa pilar penting ke dalam skuad utama. Pedro Porro, Andy Robertson, dan Omar Marmoush dipastikan siap diturunkan untuk menambah daya gedor tim.
Kehadiran para pemain tersebut memberikan keleluasaan bagi De Zerbi untuk meracik skema permainan yang fleksibel. Sang manajer mengisyaratkan siap merotasi lini depan dengan memanfaatkan kedalaman skuad yang ada.
“Kami juga bisa bermain dengan Mathys Tel, dengan Omar Marmoush di dalam, atau bersama Conor Gallagher,” tambah De Zerbi.
“Kami memiliki lebih banyak solusi mengingat Pedro Porro sudah bisa bermain. Kami beruntung karena di posisi yang sama kami memiliki banyak opsi, sehingga kami harus menemukan yang terbaik untuknya dan terbaik untuk tim,” jelas sang pelatih.
Tantangan Rekor Buruk di Stamford Bridge
Tottenham masih harus kehilangan sejumlah pemain kunci lainnya akibat cedera yang belum pulih. Savio, Lucas Bergvall, dan Destiny Udogie dipastikan absen, sementara kondisi Dejan Kulusevski masih diragukan meski baru saja kembali dari masa absen selama 526 hari.
Laga derbi London ini menjadi ujian yang sangat berat bagi Spurs yang saat ini tertahan di peringkat ke-16 klasemen sementara. Di sisi lain, Chelsea tampil perkasa di posisi keempat dan berambisi mengejar kemenangan ketujuh secara beruntun atas rival sekotanya tersebut.
Catatan sejarah juga tidak berpihak pada Spurs menjelang kunjungan mereka ke London barat. Tottenham tercatat hanya mampu meraih satu kemenangan dari 41 kunjungan terakhir mereka ke Stamford Bridge di semua ajang, sebuah rekor buruk yang menjadi tantangan besar bagi skuad asuhan De Zerbi.
