Kumparan Logo

5 Tips Ajari Anak Cebok Sendiri, Perhatikan Arah Membersihkannya!

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
toilet t5 Tips Ajarkan Anak Cebok Sendiri, Perlu Perhatikan Arah Membersihkannya!. Foto: Odua Images/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
toilet t5 Tips Ajarkan Anak Cebok Sendiri, Perlu Perhatikan Arah Membersihkannya!. Foto: Odua Images/Shutterstock

Moms, mengajarkan anak cebok sendiri menjadi salah satu bagian penting dalam proses toilet training. Selain membantu anak lebih mandiri, kebiasaan ini juga perlu dikenalkan dengan cara yang benar agar kebersihan area genital tetap terjaga.

Dokter Spesialis Anak, dr. Aisya Fikritama, Sp.A, membagikan beberapa hal yang perlu diperhatikan orang tua saat mengajarkan anak membersihkan diri setelah buang air di toilet.

Lantas, bagaimana cara mengajarkan anak cebok sendiri dengan benar? Berikut tipsnya, Moms.

1. Pastikan Posisi Duduk Anak Stabil

instagram embed

Saat belajar cebok sendiri, pastikan anak duduk dengan posisi yang nyaman dan stabil. Moms bisa menambahkan pijakan kaki agar anak lebih mudah menjaga keseimbangan dan mengurangi risiko tergelincir.

Dengan posisi yang tepat, anak juga bisa lebih mudah menjangkau area yang perlu dibersihkan.

2. Ajari Cara Membersihkan Bokong dengan Lembut

Setelah buang air besar, ajarkan anak membilas area bokong menggunakan air bersih. Pastikan area anus sudah dibersihkan dengan baik, tetapi ingatkan si kecil untuk tidak menggosoknya terlalu keras agar kulit tidak mengalami iritasi.

Ilustrasi balita melakukan toilet training. Foto: Yaoinlove/Shutterstock

Pada tahap awal, Moms bisa mendampingi anak dan membantu memastikan proses membersihkan diri dilakukan dengan benar.

3. Perhatikan Arah Membersihkan, Terutama pada Anak Perempuan

Hal ini penting untuk diajarkan sejak dini, Moms. Pada anak perempuan, biasakan membersihkan area genital dari arah depan ke belakang, bukan sebaliknya.

“Pada anak perempuan, bersihkan dari arah depan ke belakang untuk mengurangi risiko bakteri dari anus berpindah ke area genital dan meningkatkan risiko infeksi saluran kemih,” ujar dr. Aisya kepada kumparanMOM beberapa waktu lalu.

Ilustrasi orang tua dan balita tantrum. Foto: BaLL LunLa/Shutterstock

Cara ini membantu mencegah perpindahan bakteri dari anus ke area genital dan saluran kemih yang dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kemih (ISK).

4. Keringkan Area Genital dengan Lembut

Setelah selesai membilas, ajarkan anak mengeringkan area genital dan bokong menggunakan tisu atau handuk bersih. Caranya, cukup tepuk-tepuk secara perlahan, bukan menggosoknya.

5. Biasakan Mencuci Tangan Setelah dari Toilet

Ilustrasi anak cuci tangan. Foto: Shutterstock

Terakhir, jangan lupa mengajarkan anak mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir setelah selesai dari toilet.

Jelaskan kepada si kecil bahwa mencuci tangan merupakan kebiasaan penting untuk membantu menghilangkan kotoran dan kuman yang mungkin menempel di tangan.

Hal yang Perlu Diperhatikan saat Anak Cebok Sendiri

Selain lima langkah di atas, ada beberapa hal yang juga perlu diperhatikan orang tua saat anak menggunakan semprotan air atau bidet.

“Kalau menggunakan semprotan air atau bidet, arahkan air untuk membilas bagian luar genital dan anus saja. Tidak perlu menyemprotkan air ke dalam vagina,” ucapnya.

Hindari pula penggunaan sabun berpewangi atau antiseptik pada area genital anak karena berisiko menyebabkan iritasi. Orang tua juga perlu bersabar selama proses belajar ini. Anak mungkin belum bisa membersihkan diri dengan sempurna pada percobaan pertama. Berikan contoh, dampingi sesuai kebutuhan, dan apresiasi usahanya agar si kecil semakin percaya diri untuk mandiri ya.

kumparan post embed