Aksi 1 Juta Tanda Tangan untuk Pilkada DKI Damai

Berbagai komunitas di Jakarta melakukan aksi 1 juta tanda tangan di Car Free Day Bundaran HI untuk mendukung pelaksanaan pilkada yang damai dan lancar. Warga pun antusias dan mendukung kegiatan tersebut.
Penggalangan tanda tangan tersebut dimulai pada pukul 07.00 WIB hingga 09.00 WIB tepat di depan Hotel Indonesia.Warga turut membubuhkan tanda tangan di banner sepanjang 600 meter.
"Dari komunitas wartawan radio, PWI, wartawan foto ditambah alumni majelis taklim, ibu-ibu rumah tangga, komunitas anak band bahkan ikutan karena kita mempunyai tujuan yang sama jadi saling mendukung," ujar koordinator aksi Toto Yasadiwirya di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (16/4).

Mnurut Toto, tujuan utama aksi tersebut adalah mengkampanyekan dan mengimbau masyarakat Jakarta untuk menjaga persatuan meski berbeda pilihan di Pilgub DKI. Toto juga menyampaikan berbeda pilihan saat kampanye dibolehkan, namun setelah keluar dari bilik suara semua harus saling merangkul kembali.
"Kita kembali lagi ke asal kita sebagai masyarakat Jakarta, membangun kembali Jakarta kita," ujar Toto.
Toto menyebut, aksi ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sebelumnya. Namun, jika kegiatan-kegiatan sebelumnya bersifat formal dengan mengadakan forum diskusi, maka aksi 1 juta tanda tangan ini merupakan bentuk kegiatan informal.
"Minggu lalu kita bikin di kampus UI. Itu diskusi media, bagaimana menjaga netralitas media," ujar Toto memberikan contoh.

Rencananya, tanda tangan yang terkumpul akan dipublikasikan ke media-media massa. Toto mengaku juga akan menyampaikan laporan ke KPU dan seluruh stakeholder.
"Kita akan sampaikan reportnya kepada KPU, 'ini lho, ada masyarakat yang mau aksi damai'," ujar Toto.
Toto juga mengimbau agar masyarakat Jakarta tak menyia-nyiakan hak pilihnya.
"Yang paling penting adalah menerima apa pun hasilnya. Karena pilkada itu kemenangan kita bersama," tambah Toto.

