Anies Hadiri Peringatan Milad Wanita Islam

kumparanNEWSverified-green

clock
google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Anies dalam Milad ke-55 Wanita Islam (Foto: Aprilandika Hendra/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Anies dalam Milad ke-55 Wanita Islam (Foto: Aprilandika Hendra/kumparan)

Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan menghadiri acara milad ke-55 Wanita Islam di Wisma Wanita Islam, Klender, Jakarta Timur. Dalam sambutannya, Anies menekankan pentingnya peran wanita Islam dalam perkembangan zaman.

Anies menyebut ketika kaum perempuan dapat menjawab tantangan zaman, maka kehidupan masyarakat pun akan tergiring ke arah yang lebih baik.

"Buat saya pribadi wanita Islam itu sudah on track, sudah dalam jalur yang benar, tinggal dilanjutkan kembali pergerakannya tentu ke arah yang positif," ujar Anies saat memberikan sambutan, Sabtu (20/5).

Bagi Anies yang kebetulan memiliki nenek yang ikut andil dalam pergerakan wanita Islam, ia paham betul bahwa peran wanita dalam sebuah tatanan masyarakat sangat penting.

Baca juga: Anies Dukung Jokowi soal Gebuk Ormas yang Ancam Perpecahan

Baca juga: Anies Tak Permasalahkan Programnya Gagal Masuk APBDP 2017

"Kebetulan nenek saya pun terlibat dalam hal itu dan paham betul saya bagaimana wanita menjaga tatanan itu, menjaga agar tetap positif, tetap pada jalurnya," katanya.

Anies Baswedan di Klender. (Foto: Aprilandika Hendra/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Anies Baswedan di Klender. (Foto: Aprilandika Hendra/kumparan)

Anies mengharapkan wanita Islam dapat menunjukkan suatu gerakan untuk menciptakan suasana yang kondusif.

"Ketika kaum perempuan dapat menjawab tantangan zaman, insyaallah ke depannya akan dapat menjadi jauh lebih baik kehidupan kita ke depan. Semoga pergerakan ibu-ibu bisa jauh lebih menggiring ke hal yang kondusif," tutur Anies.

Terkait perubahan zaman, Anies juga meminta seluruh warga Indonesia, tak hanya wanita Islam, untuk terus beradaptasi dengan kemajuan-kemajuan yang terjadi. Menurut dia, tantangan terberat Indonesia adalah membangun sinergi di dalam perkembangan zaman yang terjadi.

"Sekarang tantangan kita adalah bagaimana bangsa membangun kerja sama membangun sinergi agar Indonesia bangkit di masa yang akan datang," ujarnya.