Anies: Reklamasi Berdampak pada Penilaian Kota Tua oleh UNESCO

kumparanNEWSverified-green

clock
google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Anies Baswedan di Gedung MPR (Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Anies Baswedan di Gedung MPR (Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan)

Gubernur DKI Anies Baswedan menyebut proyek pembangunan reklamasi juga berdampak bagi penilaian UNESCO dalam menentukan world heritage (warisan dunia). Bahkan, reklamasi menjadi penyebab Kota Tua gagal masuk dalam daftar warisan dunia tersebut.

"Saya lihat reklamasi, jadi kita harus bereskan terutama dampaknya ternyata besar bahkan di dalam penilaian Kota Tua pun berdampak," kata Anies di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat, Jumat (6/7).

Selain itu, ia juga mengungkapkan proyek reklamasi juga menyebabkan perubahan di beberapa wilayah pesisir Jakarta. Hal tersebut, menurut Anies, menjadi salah satu alasannya menghentikan proyek reklamasi.

"Jadi jangan anggap sepele perubahan wilayah di pesisir Jakarta. Maka karena itu kita tata serius, Jakarta Kota bersejarah sayang kalau terbuang tercuma," ucap Anies.

Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno sebelumnya menyebut berubahnya beberapa pulau dan revitalisasi yang tidak sesuai budaya menjadi salah satu penghalang Kota Tua menjadi warisan dunia.

Akibatnya, Pemprov DKI akan melakukan revitalisasi kawasan Kota Tua. Hari ini rencananya Sandi akan mengumumkan konsep awalan tahapan revitalisasi.