Anies Waspadai Peningkatan Klaster Keluarga Usai Long Weekend

kumparanNEWSverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mural tentang pandemi COVID-19 Foto: Dhemas Reviyanto/Antara Foto
zoom-in-whitePerbesar
Mural tentang pandemi COVID-19 Foto: Dhemas Reviyanto/Antara Foto

Klaster keluarga menjadi salah satu penyumbang kasus corona terbesar di Jakarta. Pemprov DKI mewaspadai peningkatan klaster keluarga usai long weekend.

Data terakhir Pemprov DKI mencatat, ada 4.684 klaster keluarga di Jakarta. Jumlah kasus positif dari 4.684 klaster itu mencapai 36.659 kasus.

Jumlah itu menyumbang 39,1 persen kasus di Jakarta. Data itu merupakan hasil temuan klaster keluarga sejak 4 Juni hingga 25 Oktober 2020.

embed from external kumparan

Jika dibandingkan dengan klaster perkantoran, jumlah ini sangat tinggi. Untuk jumlah klaster perkantoran yang tercatat di Jakarta ada 767 klaster, dengan jumlah kasus 5.790. Jumlah ini menyumbang 6,2 persen kasus Jakarta.

Pemprov DKI terus mengimbau masyarakat yang tengah berlibur untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan. Protokol dasar seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan wajib dijalankan untuk menekan potensi penularan corona.

embed from external kumparan