Awarding Night BBNKT, Apresiasi Pengabdian, Prestasi, & Inovasi Karang Taruna

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua Panitia BBNKT 2026 sekaligus Wakil Ketua PNKT GKR Hayu saat memberikan penghargaan dalam Awarding Night Bulan Bakti Nasional Karang Taruna (BBNKT) 2026. Foto: Dok. Pemprov DIY
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Panitia BBNKT 2026 sekaligus Wakil Ketua PNKT GKR Hayu saat memberikan penghargaan dalam Awarding Night Bulan Bakti Nasional Karang Taruna (BBNKT) 2026. Foto: Dok. Pemprov DIY

Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) menghadiri Awarding Night Bulan Bakti Nasional Karang Taruna (BBNKT) 2026 yang diselenggarakan Pengurus Karang Taruna Daerah Istimewa Yogyakarta selaku panitia pelaksana di Pendopo Agung Kedaton Ambarrukmo, Jumat (23/10/2026).

Mengusung tema “Bersatu, Bergerak, Berdampak”, kegiatan dalam rangka peringatan hari ulang tahun ke-66 Karang Taruna ini memberikan apresiasi kepada Karang Taruna berprestasi, siswa Sekolah Rakyat, inovator sosial, serta kepala daerah yang mendukung pemberdayaan pemuda.

Acara dihadiri Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X, Ketua Umum PNKT Budisatrio Djiwandono, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus, para kepala daerah, jajaran Pengurus Nasional Karang Taruna, serta jajaran pengurus Karang Taruna provinsi dan kabupaten/kota dari berbagai wilayah Indonesia.

Ketua Pelaksana BBNKT 2026 Gusti Kanjeng Ratu Hayu melaporkan kehadiran perwakilan hampir 30 pengurus provinsi serta ratusan pengurus kabupaten. Ia menyampaikan bahwa rangkaian BBNKT mencakup Karang Taruna Berprestasi Tingkat Nasional, Olimpiade Bahasa Asing Sekolah Rakyat, Festival Konten Karang Taruna, dan Pekan Inovasi Sosial DIY.

“Terselenggaranya perhelatan besar ini tidak lepas dari sinergi dan dukungan berbagai pihak,” ujar GKR Hayu.

Ketua Pengurus Provinsi Karang Taruna Daerah Istimewa Yogyakarta Gusti Kanjeng Ratu Hayu dalam Awarding Night Bulan Bakti Nasional Karang Taruna (BBNKT) 2026 Pendopo Agung Kedhaton Ambarrukmo, Yogyakarta. Foto: Dok. Istimewa

Dalam sambutannya, Ketua Umum PNKT Budisatrio Djiwandono memberikan penghormatan khusus kepada pengurus dan relawan yang membantu masyarakat menghadapi bencana di berbagai provinsi.

Budisatrio menyapa perwakilan pengurus dari Lampung, Banten yang gerak cepat saat abu vulkanik letusan Gunung Anak Krakatau menyebar. Pengurus Provinsi Nusa Tenggara Timur turut disapa atas dedikasinya menyalurkan bantuan dan membersamai masayarakat yang membutuhkan saat gempa flores melanada.

Tak hanya itu, Budisatrio juga menyapa masing-masing ketua Karang Taruna provinsi Sumatera Selatan, Riau, Jambi, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, hingga Maluku. Ia mengapresiasi ketekunan mereka dalam mendampingi masyarakat serta mendukung kerja petugas dan relawan yang membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Semangat kami tidak padam. Semangat kami tidak pudar. Kami akan terus membantu pasukan Karang Taruna yang berjibaku setiap hari,” tegas Budisatrio.

Ketua Umum PNKT Budisatrio Djiwandono apresiasi karya inovasi sosial pemuda dan prestasi akademik siswa Sekolah Rakyat dalam Olimpiade Bahasa Asing pada BBNKT Awarding Night 2026 di Yogyakarta, Jumat (23/10/2026). Foto: Dok. Kemensos

Ia juga menyambut baik dihidupkannya kembali penghargaan Karang Taruna Berprestasi Tingkat Nasional. Menurutnya, apresiasi perlu disertai dukungan agar program para peserta dapat berkembang dan menjangkau lebih banyak masyarakat. Secara khusus, ia meminta agar program unggulan para finalis bisa di hubungkan dengan kementerian-kementerian terkait.

Dalam Sambutannya, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menekankan bahwa keberhasilan organisasi sosial harus diukur dari manfaat yang dirasakan warga.

“Jumlah kegiatan dan jumlah peserta adalah keluaran. Ukuran yang menentukan adalah hasil, yaitu perubahan nyata dalam kehidupan warganya,” tutur Sri Sultan.

Ia mendorong keterlibatan masyarakat serta pendampingan berkelanjutan agar inovasi sosial terus memberi manfaat dan dapat menjadi pembelajaran bagi daerah lain.

Pada sesi Olimpiade Bahasa Asing Sekolah Rakyat, penghargaan diberikan kepada 12 pemenang kategori bahasa Inggris, bahasa Arab, dan bahasa Mandarin. Penghargaan diserahkan Budisatrio bersama Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, dilanjutkan penampilan para juara pertama.

Agus Jabo mengapresiasi inisiatif PNKT bersama Kementerian Sosial dalam membuka kesempatan berprestasi bagi siswa Sekolah Rakyat.

“Kalian adalah bukti bahwa kemiskinan tidak pernah menentukan batas kemampuan seseorang,” ujarnya.

Ketua Pengurus Provinsi Karang Taruna Daerah Istimewa Yogyakarta Gusti Kanjeng Ratu Hayu dalam Awarding Night Bulan Bakti Nasional Karang Taruna (BBNKT) 2026 Pendopo Agung Kedhaton Ambarrukmo, Yogyakarta. Foto: Dok. Istimewa

Penghargaan turut diberikan kepada inovator Pekan Inovasi Sosial DIY serta lima Karang Taruna Berprestasi Tingkat Nasional 2026. Juara I diraih Karang Taruna Trisula, Kabupaten Mojokerto; Juara II Dharma Remaja, Kabupaten Semarang; dan Juara III Hipenari, Kabupaten Kulon Progo.

Adapun Juara Harapan I diraih Asoka, Kabupaten Bandung, dan Juara Harapan II Dharma Santosa, Kabupaten Badung. Kepala daerah dari kelima kabupaten tersebut juga menerima apresiasi atas dukungan pembinaan terhadap Karang Taruna.

Usai penyerahan penghargaan, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus menegaskan dukungan Kemendagri terhadap penguatan kelembagaan, pembinaan, serta dukungan program dan penganggaran Karang Taruna di daerah.

“Kemendagri berkomitmen untuk mendukung penguatan Karang Taruna sebagai wadah pemberdayaan generasi muda dan kekuatan penggerak pembangunan, khususnya di tingkat desa dan kelurahan,” ujar Akhmad.

Rangkaian acara ditutup dengan foto bersama, membawa pesan agar penghargaan menjadi dorongan bagi keberlanjutan karya dan pengabdian Karang Taruna kepada masyarakat.