Banyuwangi Gelar Hari Belanja Pasar-UMKM di Tanggal Cantik, Hasilnya Didonasikan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bupati Ipuk Fiestiandani berbelanja sembako di warung sekitar rumahnya di Kebalenan, Banyuwangi. Foto: Dok. Pemkab Banyuwangi
zoom-in-whitePerbesar
Bupati Ipuk Fiestiandani berbelanja sembako di warung sekitar rumahnya di Kebalenan, Banyuwangi. Foto: Dok. Pemkab Banyuwangi

Semangat berbagai elemen masyarakat bergotong royong menggerakkan roda perekonomian UMKM di Banyuwangi belum surut.

Ribuan ASN, karyawan BUMN, BUMD, swasta, dan berbagai komunitas kembali menggelar 'Hari Belanja ke Pasar Rakyat dan UMKM' yang rutin digelar setiap 'tanggal cantik', kali ini pada 8 Agustus 2021.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, pada edisi Agustus ini, gerakan Hari Belanja ke Pasar Rakyat dan UMKM memfokuskan pada bahan sembako di pasar dan warung terdekat.

"Mengingat pemberlakuan PPKM yang diperpanjang hingga hari ini, ASN, BUMN, BUMD, dan berbagai elemen masyarakat kita gerakkan untuk berbelanja di pasar maupun warung atau UMKM sekitar rumah," ungkap Ipuk dalam keterangan resmi Pemkab Banyuwangi, Selasa (10/8).

kumparan post embed

Ipuk mengungkapkan, gerakkan berbelanja selain menggerakkan ekonomi sektor pasar rakyat dan UMKM, juga dalam rangka membantu warga yang membutuhkan.

"Hasil belanja dari para ASN ini kita kumpulkan dan kita donasikan untuk warga yang membutuhkan," tambahnya.

Bupati Ipuk Fiestiandani berbelanja sembako di warung sekitar rumahnya di Kebalenan, Banyuwangi. Foto: Dok. Pemkab Banyuwangi

Ipuk pun ikut berbelanja sembako di warung sekitar rumahnya di Kebalenan, Banyuwangi, Minggu pagi. Sembari naik sepeda bareng keluarga, Ipuk berbelanja ke toko kelontong milik Ribut, salah seorang tetangga. Ia berbelanja sejumlah sembako seperti minyak goreng dan beras.

Ribut menyambut baik gerakan belanja yang telah digeber sejak April lalu itu. Ia menyebut gerakan ini dapat menambah pendapatan para UMKM seperti dia. Terlebih di masa PPKM, menyebabkan kemampuan belanja masyarakat menjadi menurun, sehingga pendapatannya pun berkurang.

“Mudah-mudahan kegiatan ini barokah, hingga sembako ini sampai di tangan masyarakat yang membutuhkan," ujarnya.

Bupati Ipuk Fiestiandani berbelanja sembako di warung sekitar rumahnya di Kebalenan, Banyuwangi. Foto: Dok. Pemkab Banyuwangi

Di tengah aktivitasnya berbelanja di sekitar rumahnya, Ipuk juga membeli roti-roti di warung-warung kecil di sepanjang jalan untuk dibagikan kepada warga yang sedang bekerja bakti.

"Ini rotinya dibagi-bagi sama yang lain, jangan lupa jaga prokes, pakai masker," kata Ipuk kepada warga yang sedang membersihkan lingkungan.

Hari Belanja ke Pasar dan UMKM telah dilaksanakan sejak 4 April 2021. Setiap bulan, temanya berubah. Ada yang menyasar khusus usaha milik purna migran, perempuan kepala keluarga, dan sebagainya.

Sejak Juli, gerakan ini difokuskan belanja sembako yang hasilnya kemudian didonasikan. Pada 7 Juli (7/7), lebih dari 51 ton beras didonasikan dari gerakan gotong royong ini.