China Ancam Memulai Perang jika Taiwan Deklarasikan Kemerdekaan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Pertahanan China, Wei Fenghe. Foto: AFP
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Pertahanan China, Wei Fenghe. Foto: AFP

Menteri Pertahanan China Wei Fenghe pada Jumat (10/6) mengatakan tak akan ragu untuk memulai perang jika Taiwan mendeklarasikan kemerdekaannya.

Hal ini ia sampaikan dalam pertemuan perdananya dengan Menteri Pertahanan Amerika Serikat Lloyd Austin di sela-sela kehadiran mereka di konferensi bilateral Shangri-La Dialogue yang dilangsungkan di Singapura.

"Jika ada yang berani memisahkan Taiwan dari China, tentara China pasti tidak akan ragu untuk memulai perang berapa pun biayanya," kata juru bicara Biro Informasi Kementerian Pertahanan Nasional Republik Rakyat China, Wu Qian, mengutip perkataan Wei selama pertemuannya dengan Austin, dilansir dari AFP.

Menurut pernyataan dari Kementerian Pertahanan China, Wei juga bersumpah bahwa Beijing akan menghancurkan hingga berkeping-keping setiap plot 'kemerdekaan Taiwan' dan dengan tegas menjunjung tinggi penyatuan tanah air China.

Selain itu, pihak Kementerian Pertahanan China juga kembali dengan tegas menekankan bahwa Taiwan adalah bagian dari China. "Menggunakan Taiwan untuk menahan China tidak akan pernah berhasil," ujarnya.

Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin berbicara selama pertemuan dengan anggota Kelompok Konsultasi Keamanan Ukraina di Pangkalan Udara AS di Ramstein, Jerman barat. Foto: ANDRE PAIN / AFP

Di sisi lain, menurut pihak Kementerian Pertahanan Amerika Serikat, selama pembicaraan di Shangri-La Dialogue berlangsung, Austin berbicara kepada Wei bahwa Beijing harus menahan diri dari tindakan destabilisasi lebih lanjut terhadap Taiwan.

Taiwan merupakan sebuah negara kepulauan yang telah memiliki pemerintahannya sendiri, namun tidak diakui oleh China.

Diberitakan AFP, Negeri Tirai Bambu kerap mengancam kedaulatan Taiwan selama bertahun-tahun. Hingga kini, Beijing memandang Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya sendiri dan berjanji akan merebutnya dengan paksa, jika perlu.