Gadaikan Motor Ibu untuk Biayai Pacar, Perempuan di Bone Ditangkap

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
YM, perempuan berusia 28 tahun di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, diamankan polisi setelah menggadaikan sepeda motor milik orang tuanya. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
YM, perempuan berusia 28 tahun di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, diamankan polisi setelah menggadaikan sepeda motor milik orang tuanya. Foto: Dok. Istimewa

YM (28), seorang perempuan di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, harus berurusan dengan hukum setelah diduga membawa kabur dan menggadaikan sepeda motor milik orang tuanya sendiri.

Uang hasil gadai motor tersebut diduga digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari hingga membiayai pacarnya yang disebut tidak bekerja.

Kanit Reskrim Polsek Tanete Riattang AKP Henri Aswan membenarkan penangkapan YM. Ia mengatakan, kasus tersebut terungkap setelah orang tua YM melaporkan kehilangan sepeda motor mereka.

"Iya, dilaporkan sama orang tuanya karena telah menggadaikan motor," kata Henri saat dikonfirmasi, Rabu (4/11)

Henri menjelaskan, peristiwa itu bermula ketika korban hendak menggunakan sepeda motornya. Namun, Honda Scoopy berwarna kuning yang sebelumnya diparkir di halaman rumah ternyata sudah tidak ada.

Setelah ditelusuri, sepeda motor tersebut diketahui dibawa dan digadaikan oleh anak korban sendiri. Tidak terima dengan perbuatan itu, korban kemudian melaporkannya ke Polsek Tanete Riattang.

"Korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Tanete Riattang. Kami melakukan penyelidikan hingga mengungkap bahwa pelakunya merupakan anak kandung sendiri," ujar Henri.

Polisi kemudian menangkap YM di sebuah indekos milik temannya di Jalan Kesehatan, Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone.

"Terduga pelaku ditangkap di sebuah indekos milik temannya di Jalan Kesehatan, Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur. Untuk sepeda motor yang hilang jenis Honda Scoopy," katanya.

Di hadapan polisi, YM mengakui telah membawa kabur dan menggadaikan sepeda motor milik orang tuanya. Ia mengaku melakukan hal tersebut karena pacarnya membutuhkan uang.

"Katanya uang hasil gadai itu digunakan untuk membiayai pacarnya dan juga untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari," beber Henri.

Saat ini, YM diamankan di Polsek Tanete Riattang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.