Hanura: Ada yang Klaim Dekat Presiden Silakan Saja, Kami Konsisten Dukung Ganjar

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pertemuan PDIP dengan Partai Hanura di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Senin (28/8/2023). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pertemuan PDIP dengan Partai Hanura di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Senin (28/8/2023). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Sekjen Hanura Kodrat Shah menyebut, dukungan Hanura ke Ganjar Pranowo bukan berdasarkan arahan Presiden Jokowi yang bertemu Ketum Oesman Sapta Odang (OSO) di Medan. Ia menyebut sejak awal partainya memang sudah mendukung Ganjar.

"Saya kira tidak, dari awal begitu PDIP mengumumkan Pak Ganjar, sorenya kita rapat langsung Hanura menyatakan mendukung Pak Ganjar," kata Kodrat di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Senin (28/8).

"Jadi pertemuan dengan Presiden saya kira itu bukan karena itu memang dari awal, itu hanya penguatan, mungkin hanya pembicaraan dikit-dikit, jadi tidak karena itu" sambungnya.

Pertemuan PDIP dengan Partai Hanura di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Senin (28/8/2023). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Dia menuturkan sejak awal Hanura yakin Ganjar dapat mewujudkan Indonesia maju. Kodrat pun tak masalah jika ada pihak yang mengeklaim dekat dengan Presiden Jokowi.

"Dari awal kita sudah punya keyakinan inilah yang bisa pimpin Indonesia lebih maju. Ya kan banyak yang klaim tuh dibawa-bawa nama presiden. Presiden enggak ada (ikut)," ucapnya.

Ia menegaskan Hanura konsisten sejak awal untuk mendukung Ganjar.

"Kalau orang pandai-pandai klaim dia dekat Presiden silakan saja, presiden milik rakyat. Kalau klaim dekat silakan saja, tapi Hanura konsisten, ketum kami selalu konsisten, dan selalu menang insyaallah," kata Kodrat.

Pertemuan PDIP dengan Partai Hanura di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Senin (28/8/2023). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Sementara OSO mengatakan saat ini Hanura sudah bulat mendukung Ganjar dan menanti cawapres yang akan dipilih.

"Capres cawapres belum ada, kalau calon presidennya sudah ada tapi kan belum ada cawapresnya semuanya. Jadi kalau belum ada kan belum mulai semuanya. Ya nanti tunggu aja, nanti nunggu kalau sudah ada baru kita main," kata OSO.