Jaksa Tanya Jokowi soal Wajahnya saat Lulus Kuliah: Apakah Waktu Itu Berkumis?

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden RI ke-7, Joko Widodo keluar dari ruangan sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Presiden RI ke-7, Joko Widodo keluar dari ruangan sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan penampilannya saat lulus dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Ia menyebut saat itu dirinya memiliki kumis tipis dan menggunakan kacamata.

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat memberikan kesaksian dalam sidang kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait tuduhan ijazah palsu dengan terdakwa Roy Suryo di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (5/11).

collection embed figure

Awalnya, jaksa penuntut umum menanyakan penampilan Jokowi ketika menyelesaikan pendidikan strata satu (S1).

"Yang ingin saya tanyakan adalah ketika waktu Saudara Saksi lulus strata satu, apakah waktu itu posisi berkumis? Menggunakan kacamata?" tanya jaksa.

"Berkumis dan menggunakan kacamata, Yang Mulia. Kumisnya tipis, Yang Mulia," jawab Jokowi.

Kejanggalan ijazah dan skripsi Jokowi. Foto: Fatah-Agaton/kumparan

Jaksa kemudian menanyakan apakah Jokowi membawa foto dirinya saat masih muda, khususnya foto pada masa kelulusan yang dapat dibandingkan dengan foto pada ijazah.

Namun, Jokowi mengatakan tidak membawa foto lama tersebut.

"Tidak, Yang Mulia," jawab politikus PSI ini.

Jaksa menayangkan beberapa berkas milik Jokowi dan mendeteksi wajah saat sidang lanjutan perkara dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait tuduhan ijazah palsu dengan terdakwa Roy Suryo dan dr. Tifa pada Kamis (5/11/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Sebelumnya, dalam persidangan yang sama, Jokowi juga menjelaskan riwayat penggunaan ijazah sarjananya dari Fakultas Kehutanan UGM. Ia menyebut ijazah tersebut pertama kali digunakan untuk mendaftar pekerjaan di PT Kertas Kraft Aceh pada 1985 atau 1986.

Ijazah itu kemudian digunakan untuk mendaftar sebagai calon Wali Kota Solo pada 2005 dan 2010, calon Gubernur DKI Jakarta pada 2012, serta calon Presiden RI pada 2014 dan 2019.

Presiden ke-7 RI Joko Widodo menunjukkan Ijazah UGM dalam sidang lanjutan dugaan pencemaran nama baiknya terkait tudingan ijazah palsu di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jakarta, Kamis (5/11/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Jokowi mengatakan selama proses pencalonan tersebut tidak pernah ada keberatan dari pihak terkait mengenai ijazahnya. Ia juga menyebut ijazah asli miliknya masih disimpan di rumah.

"Tetapi yang jelas ijazah saya, ijazah asli yang saya miliki tetap saya simpan di rumah," kata Jokowi.