Jokowi: Pengesahan Perseroan Terbatas Katanya 7 Menit, Nanti Saya Cek

kumparanNEWSverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Joko Widodo meresmikan kongres notaris dunia di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (28/11). Foto: Fahrian Saleh/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Joko Widodo meresmikan kongres notaris dunia di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (28/11). Foto: Fahrian Saleh/kumparan

Presiden Jokowi menyinggung soal durasi pengesahan perseroan terbatas saat membuka Kongres Notaris Dunia ke-29 di Jakarta Convention Center, Kamis (28/11). Jokowi mengaku mendapat laporan soal durasi pengurusan izin perseroan terbatas yang hanya 7 menit.

"Bahkan laporan yang saya terima, keseluruhan proses yang diperlukan dalam pengesahan perseroan terbatas hanya memakan waktu 7 menit," kata Jokowi kepada 1.500 peserta kongres yang ada di lokasi.

"Ini mau saya cek, bener enggak 7 menit," lanjut Jokowi.

Selain itu, Jokowi menekankan pentingnya percepatan pemanfaatan teknologi di era disrupsi. Hal ini penting sehingga seluruh proses kenotariatan bisa berjalan cepat.

Presiden Joko Widodo menyampaikan arahan disela penyerahan DIPA Kementerian dan Lembaga, serta Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun 2020. Foto: ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

Jokowi juga menyinggung percepatan pemanfaatan teknologi dalam proses birokrasi.

"Birokrasi dari manual jadi digital, dari yang berlama-lama jadi cara yang cepat, cara cepat, shortcut, untuk mengubah cara birokrasi yang rutinitas, monoton," ujarnya.

"Penggunaan inovasi teknologi, disrupsi teknologi dapat mengubah budaya kerja bertahun-tahun, inovasi teknologi dari yang tadinya lambat jadi birokrasi cepat," jelasnya.

Jokowi juga berjanji akan mendukung upaya pengembangan teknologi yang bisa mendukung aktivitas para notaris. Salah satunya terkait administrasi kenotariatan.

"Salah satunya dengan melalui sistem online single submission, di mana perizinan terintegrasi secara elektronik, guna mempermudah urusan izin bagi investor," tutup Jokowi.