Kapolri Terima Pejabat Antinarkoba China, Bahas Jaringan Narkoba Lintas Negara

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto bertemu dengan Jenderal Komisi Nasional Pengendali Narkotika Tiongkok (NNCC) Lan Wiehong di Mabes Polri, Rabu (28/10/2026). Foto: Rayyan/Kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto bertemu dengan Jenderal Komisi Nasional Pengendali Narkotika Tiongkok (NNCC) Lan Wiehong di Mabes Polri, Rabu (28/10/2026). Foto: Rayyan/Kumparan

Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menerima kunjungan Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Nasional Pengendali Narkotika Tiongkok (NNCC) Lan Weihong di Mabes Polri, Rabu (28/10). Pertemuan itu membahas penguatan kerja sama pemberantasan jaringan narkotika lintas negara.

Suyudi mengatakan, kerja sama Indonesia dan China berperan dalam pengungkapan laboratorium sabu di Banda Aceh yang menghasilkan barang bukti 1,2 ton sabu. Pengungkapan tersebut melibatkan Polri, BNN, Bea Cukai, serta dukungan NNCC.

“Dan tentunya kolaborasi ini akan terus kita tingkatkan dalam rangka keamanan di Indonesia dan juga di beberapa wilayah yang ada di sekitar kawasan Asia,” kata Suyudi di Mabes Polri, Rabu (28/10).

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto bertemu dengan Jenderal Komisi Nasional Pengendali Narkotika Tiongkok (NNCC) Lan Wiehong di Mabes Polri, Rabu (28/10/2026). Foto: Rayyan/Kumparan

Ia mengatakan, penyidik masih mengembangkan kasus laboratorium sabu di Aceh, terutama untuk menelusuri pihak yang mendukung dan mendanai kegiatan tersebut.

Polri juga mengembangkan penyidikan kasus narkotika lain yang berkaitan dengan kapal yang diamankan di Medan. Dalam kasus itu, seorang warga Malaysia telah diamankan sebagai pemilik kapal.

“Dan kami juga akan senantiasa mendukung pemerintah Tiongkok dalam rangka mengungkap jaringan besarnya,” ujar Suyudi.

Sementara itu, Lan Weihong mengatakan, kerja sama kedua negara dilakukan melalui pertukaran informasi intelijen dan operasi bersama untuk membongkar jaringan penyelundupan narkotika internasional.

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto bertemu dengan Jenderal Komisi Nasional Pengendali Narkotika Tiongkok (NNCC) Lan Wiehong di Mabes Polri, Rabu (28/10/2026). Foto: Rayyan/Kumparan

“Baik Tiongkok dan Indonesia, kami dua-duanya sangat memperhatikan kerja sama pemberantasan narkotika, dan khususnya di bidang penegakan hukum dan pengendalian narkotika,” jelasnya Lan dalam kesempatan yang sama

Ia menjelaskan, pihak China telah menyampaikan informasi terkait jaringan penyelundupan narkotika kepada BNN Indonesia pada September 2026. Informasi tersebut menjadi bagian dari kerja sama untuk mengungkap laboratorium sabu di Aceh.

“Memang dengan mekanisme komunikasi bilateral yang selama ini kita selalu saling berbagi informasi intelijen dan melakukan operasi gabungan, ini terus memberantas jaringan penyelundupan dan pengiriman narkotika antarnegara dan ini mencapai hasil yang nyata,” ujarnya

Lan menegaskan, kolaborasi pemberantasan narkotika antara Indonesia dan China akan terus diperkuat untuk memutus rantai peredaran narkotika lintas negara, khususnya di kawasan Asia Tenggara.