Kasus Junior Tembak Senior di Pondok Cabe, Kapolri: Ditangani Propam

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto bersama Menhub Dudy Purwaghandi di Mabes Polri. Foto: Rayyan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto bersama Menhub Dudy Purwaghandi di Mabes Polri. Foto: Rayyan/kumparan

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto berbicara terkait kasus pembunuhan Bharatu Laurentius Valdo Fernandez Lawai di Pondok Cabe, Tangerang Selatan. Suyudi memastikan kasus ini telah ditangani oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri.

“Pondok Cabe, ya, terkait Pondok Cabe sudah dalam penyidikan oleh Propam Polri,” kata Suyudi di Mabes Polri, Rabu (21/10).

Valdo ditembak mati oleh juniornya, Bharada Andika. Pelaku sudah ditangkap, ditahan, dan ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan Valdo pada Jumat (16/10) di Markas Ditpoludara Korpolairud Baharkam Polri, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten.

Bharada Andika Ramadhani, pelaku penembakan terhadap seniornya, Bharatu Laurentius Valdo Fernandez Lewai (LVF), di Markas Ditpoludara Korpolairud Baharkam Polri, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Oktober 2026. Foto: Dok. Istimewa

Dalam penanganan perkara tersebut, penyidik mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk selongsong, senjata tajam, dan barang-barang pribadi.

Sementara itu, kondisi kejiwaan Andika juga sedang diperiksa oleh dokter psikiater.

Pembunuhan itu terjadi sekitar pukul 04.00 WIB saat Valdo sedang tidur di mes. Ia diduga diserang menggunakan sangkur. Motif pembunuhan diduga berkaitan dengan perundungan yang dialami tersangka.