Kejar Target Rp 100 Triliun, Anies Luncurkan Jakarta Investment Centre

Pemprov DKI Jakarta melakukan terobosan untuk menarik minat investor agar berinvestasi di Jakarta. Kali ini, Gubernur Anies Baswedan resmi meluncurkan Jakarta Investment Center (JIC) yang terletak di Gedung Dinas Teknis, Kuningan, Jakarta Selatan.
JIC merupakan upaya Pemprov DKI untuk mencapai target investasi sebesar Rp 100 triliun pada tahun ini. JIC berada dibawah Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta.
Dalam sambutannya, Anies mengatakan minat investasi di Jakarta sangat besar. Untuk itu, ia meminta agar petugas-petugas JIC dapat bersikap proaktif dalam mengidentifikasi potensi masalah yang menghambat investasi.
"Untuk menjangkau investor potensial, seringkali keluhan tak muncul di counter resmi. Seringkali munculnya lewat obrolan antar investor, perusahaan, dan asosiasi. Saya berharap mereka yang bertugas, karena ini (JIC) adalah wadah pertemuan, memastikan menangkap semua masalah, kebahagiaan, kepuasan di sini," kata Anies di lokasi, Selasa (31/7).

Turut hadir dalam acara peresmian tersebut Wakapolda Metro Jaya Bridgen Pol Purwadi Arianto, Kadis UMKM DKI Irwandi, Kepala Dinas PM-PTSP Edy Junaedi, Kepala Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta Trisno Nugroho, dan perwakilan Kementerian Dalam Negeri.
Anies juga berharap pelayanan di JIC tidak kalah dengan negara-negara maju lainnya. Sebab, kata Anies, calon investor yang berminat masuk ke Jakarta tak hanya berasal dari dalam negeri, tetapi juga internasional.
Dalam kesempatan yang sama, Edy menuturkan kondisi perekonomian nasional banyak dipengaruhi oleh perekonomian Jakarta. Maka dari itu, Dinas PM-PTSP berusaha memberikan kemudahan dan solusi perizinan investasi di Jakarta, salah satunya dengan JIC.
"Perekonomian Jakarta ditopang oleh konsumsi dan investasi, karena pangsanya yang besar. Dinamika investasi juga berdampak pada dinamika pertumbuhan ekonomi. Untuk itu meningkatkan pelayanan kepada investor dengan memfasilitasi investor yang akan menjalin kerja sama sebagai contoh kerja DPMPTSP Jakarta dalam JIC," ucap Edi.
Edy berharap JIC dapat memfasilitasi permasalahan-permasalahan yang dihadapi baik oleh para calon investor maupun investor yang mengalami hambatan dalam merealisasikan investasinya di Jakarta.
