Kepala BNPB Pimpin Operasi Karhutla di Sumsel: Arahan Presiden

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Foto udara asap membubung tinggi dari hutan yang terbakar di kawasan Suaka Margasatwa (SM) Padang Sugihan, Pangkalan Lampan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Selasa (6/10/2026).  Foto: Nova Wahyudi/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Foto udara asap membubung tinggi dari hutan yang terbakar di kawasan Suaka Margasatwa (SM) Padang Sugihan, Pangkalan Lampan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Selasa (6/10/2026). Foto: Nova Wahyudi/ANTARA FOTO

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Kristomei Sianturi bertolak ke Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (18/10), untuk memimpin penanganan darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Langkah ini dilakukan untuk mengevaluasi kondisi di lapangan, memperkuat koordinasi lintas sektor, dan memastikan kebutuhan penanganan di daerah terpenuhi.

Keberangkatan Kristomei menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto. Ia bergerak ke daerah terdampak beberapa hari setelah dilantik pada Kamis (15/10).

Kristomei bertolak bersama Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta sejumlah pejabat BNPB. Rombongan akan mengevaluasi kondisi terkini karhutla dan memastikan langkah penanganan berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.

“Pagi tadi, setelah mendapat arahan dari Bapak Presiden, saya mendapat informasi untuk bergerak ke Palembang. Ini menjadi kegiatan awal setelah saya dilantik kemarin. Hari ini kami langsung bergerak untuk memimpin penanganan karhutla di Sumatera Selatan dan wilayah lain yang terdampak,” ujar Kristomei sebelum bertolak ke Palembang.

Foto udara personel Manggala Agni Daops Sum XIII-Sarolangun berusaha memadamkan kebakaran lahan gambut di Desa Riding, Pangkalan Lampam, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Selasa (6/10/2026). Foto: Nova Wahyudi/ANTARA FOTO

Ia mengatakan, penanganan darurat membutuhkan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, termasuk dukungan personel, teknologi, serta operasi udara.

“Kami ingin memastikan upaya apa saja yang perlu dilakukan untuk mengendalikan dan memadamkan karhutla. Kami juga perlu mengetahui apa yang dibutuhkan daerah dari pusat, sekaligus memastikan dukungan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Jika daerah membutuhkan bantuan, baik teknologi, gugus tugas, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), maupun penanganan khusus lainnya, harus segera disiapkan dan dikoordinasikan secara optimal,” jelasnya.

video from internal kumparan

BNPB evaluasi pemadaman dan operasi modifikasi cuaca

Dalam operasi tersebut, Kristomei didampingi Kepala BMKG untuk memperkuat analisis kondisi cuaca dan persebaran titik panas hotspot, termasuk mengevaluasi efektivitas OMC.

Sejumlah pejabat BNPB turut mendampingi yakni Direktur Penanganan Pengungsi dan Pemulihan Reintegrasi (PRR), Direktur Komando Pengendalian Operasi (Kordalops), serta Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan (PusdatinKK).

Rombongan bertolak dari Baseops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, menuju Lanud Sri Mulyono Herlambang, Palembang, menggunakan pesawat CN-295 VIP pada pukul 11.00 WIB.

Setibanya di Palembang, Kristomei dijadwalkan memimpin rapat koordinasi penanganan karhutla bersama Satuan Tugas (Satgas) Daerah, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, unsur TNI/Polri, dan BPBD setempat di Lanud Sri Mulyono Herlambang pada pukul 13.30 WIB.

Rapat tersebut berfokus pada evaluasi pemantauan titik panas, efektivitas pemadaman melalui jalur darat dan udara, termasuk water bombing dan OMC, serta penguatan komando lintas sektor di wilayah prioritas penanganan.

“Tim yang berangkat hari ini akan langsung mengecek situasi di lapangan, memastikan koordinasi lintas sektor berjalan, dan mengambil langkah-langkah cepat yang diperlukan dalam penanganan darurat di Sumatera Selatan,” tegas Kristomei.

Foto udara asap membubung tinggi dari hutan yang terbakar di kawasan Suaka Margasatwa (SM) Padang Sugihan, Pangkalan Lampan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Selasa (6/10/2026). Foto: Nova Wahyudi/ANTARA FOTO

Tinjau karhutla di Ogan Komering Ilir

Pukul 15.00 WIB, Kristomei bersama rombongan dijadwalkan meninjau lokasi karhutla secara langsung. Peninjauan akan dilakukan melalui udara menggunakan helikopter patroli di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), serta melalui jalur darat di kawasan Talang Jambi.

Peninjauan tersebut bertujuan melihat kondisi wilayah terdampak sekaligus memastikan kesiapan personel dan peralatan pemadaman.

BNPB menyatakan kehadiran Kristomei di Sumatera Selatan merupakan bagian dari upaya memperkuat kendali operasi dan memastikan penanganan karhutla berjalan berdasarkan kondisi aktual serta kebutuhan daerah.

Dukungan pemerintah pusat akan diselaraskan dengan langkah pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait agar pengendalian kebakaran berlangsung lebih cepat, terkoordinasi, dan efektif.

Setelah rapat koordinasi dan peninjauan lapangan, Kristomei bersama rombongan dijadwalkan kembali ke Jakarta pada Minggu malam.