KSP Listyo Sigit: Indonesia Perlu Punya Generasi yang Berjiwa Patriot dan Cinta Tanah Air

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, memberikan sambutan pada Rapat Kerja Nasional Pimpinan Pusat Tapak Suci Putera Muhammadiyah Periode 2026-2031 di Ampitorium Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta, Minggu (1/11/2026).
Listyo membuka sambutannya dengan memberikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar Tapak Suci Putera Muhammadiyah atas dedikasi dalam membina generasi muda, melestarikan budaya bangsa, serta mengembangkan prestasi pencak silat dengan prestasi yang cukup membanggakan.
Listyo juga menyampaikan salam hormat dari Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh peserta Rakernas.
“Salam hormat dari Bapak Presiden Prabowo Subianto yang pernah menjadi ketua umum IPSI, untuk seluruh rekan pengurus Pusat, Daerah, dan seluruh keluarga besar Tapak Suci Putera Muhammadiyah di mana pun berada,” ujar Listyo dalam keterangannya, Senin (2/10).
Listyo mengatakan, Tapak Suci memiliki kontribusi penting dalam membentuk karakter generasi muda melalui pendidikan dan latihan pencak silat.
“Ini tentunya menjadi hal yang terus dijaga dan dipertahankan. Indonesia perlu memiliki generasi yang memiliki jiwa patriot, cinta tanah air, integritas, dan unggul,” ujarnya.
Listyo juga menyampaikan apresiasi atas kiprah Tapak Suci dalam mengembangkan olahraga pencak silat dan melahirkan atlet-atlet berprestasi serta mengingatkan para atlet untuk tetap rendah hati.
“Tetap rendah hati, prestasi tersebut perlu terus ditingkatkan melalui pembibitan atlet, peningkatan kualitas pelatih, dan kompetisi berjenjang,” katanya.
Listyo juga mengajak seluruh keluarga besar Tapak Suci untuk meneguhkan komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Apakah saudara-saudara siap berbakti untuk NKRI? Apakah saudara-saudara siap menjadi patriot pembela bangsa? Apakah saudara-saudara siap mengawal program-program nasional? Apakah saudara-saudara siap membela kebenaran, memerangi kebhatilan, dan menolong yang lemah? Terima kasih atas semangat dari rekan-rekan semua, karena di situlah hakikat sesungguhnya dari nilai-nilai seorang pendekar,” tanya Listyo.
“Siap” sambut hadirin.
