Libatkan Gegana, Polda Jateng Olah TKP Kasus Eks Napiter Bakar Warung Babi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gegana Brimob Polda Jateng olah TKP lokasi penagkapan napiter pembakar warung Mi dan Babi Tepi Sawah di Sukoharjo, Selasa (20/10/2026). Foto: kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gegana Brimob Polda Jateng olah TKP lokasi penagkapan napiter pembakar warung Mi dan Babi Tepi Sawah di Sukoharjo, Selasa (20/10/2026). Foto: kumparan

Tim Gegana Satuan Brimob Polda Jateng dilibatkan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Desa Purbayan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Selasa (20/10).

Lokasi olah TKP di sekitar rumah kontrakan pelaku pembakaran dan perusakan warung Mi dan Babi Tepi Sawah berinisial AS. Satu unit mobil penjinak bom (jibom) Brimob dan Gegana dihadirkan di TKP.

Olah TKP pertama dilakukan di rumah kontrakan AS dan dilanjutkan di sebuah pekarangan yang terdapat sebuah mobil sedan Proton Wira berwarna biru milik pelaku.

Sejumlah barang bukti tampak dikeluarkan dari dalam bagasi mobil tersebut. Barang bukti lalu diletakkan di atas alas yang dibentangkan di dekat mobil.

Olah TKP berlangsung sekitar 30 menit. Mobil Jibom Brimob dan Gegana tampak meninggalkan TKP setelah selesai.

Kasat Reskrim Polres Sukoharjo Iptu Agung Sedewo mengatakan, olah TKP dilakukan untuk kembali mencari barang bukti untuk memperkuat penyidikan.

Warung Makan Mie dan Babi Pinggir Sawah di Desa Parangjoro, Grogol, Sukoharjo dipasang garis polisi usai dibakar OTK, Sabtu (12/9/2026). Foto: Dok. kumparan

"Siang ini kita lakukan olah TKP, untuk mencari dan menemukan barang-barang yang diduga kuat untuk melakukan tindak kejahatan," ujar Agung, Selasa (20/10).

Olah TKP, kata dia, dilakukan dengan menerjunkan sejumlah personel dari Tim Gegana.

"Kami melibatkan dari Gegana Brimob Polda Jateng untuk mengantisipasi barang-barang berbahaya," katanya.

Dia menambahkan olah TKP dilakukan di dua tempat berbeda. Pihaknya belum dapat menyampaikan terkait barang bukti apa yang berhasil diamankan.

"Kita olah TKP di dalam dan luar rumah pelaku. Hasil barang yang dibawa belum bisa kami sampaikan sekarang,” ucapnya.

Sebelumnya Polda Jawa Tengah bersama jajaran Polres Sukoharjo menangkap pelaku perusakan dan pembakaran warung Mi dan Babi Tepi Sawah di Desa Purbayan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Senin (19/10) malam.

Pelaku yang merupakan eks narapidana terorisme (napiter) ditembak karena menyerang petugas menggunakan busur panah dan parang.

Penangkapan pelaku sempat membuat geger warga setempat lantaran berada di lokasi padat penduduk.

Pelaku sempat berusaha kabur hingga terjadi kejar-kejaran dan petugas memberikan tembakan peringatan. Pelaku yang terluka akhirnya dibawa petugas medis dan langsung mendapatkan perawatan.